BOVEN DIGOEL - wartaekspres - Menjaga perbatasan Indonesia PNG dari
penyusupan sudah menjadi tugas Tentara Nasional Indonesia atau TNI, meski menghadapi berbagai
keterbatasan, namun prajurit Satgas Yonif Mekanis 516/CY mampu melaksanakan
seluruh tugasnya dengan baik.
"Selain melaksanakan tugas pokok mengamankan wilayah perbatasan
Indonesia-PNG, Satgas Yonif Mekanis 516/CY juga diwajibkan mampu membina
masyarakat setempat," ungkap Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.IP,
Komandan Satgas Yonif Mekanis 516/CY.
Bekerjasama dengan warga melakukan berbagai kegiatan, seperti diantaranya
memberi penyuluhan, pertanian, dan berkebun. Tidak hanya itu saja, prajurit
juga aktif dalam proses belajar mengajar di daerah penugasan.
Hal itu juga yang dilakukan Satgas Yonif Mekanis 516/CY khususnya Pos Kout
pimpinan Kapten Inf Wasidi selaku Wadan Satgas, salah satu anggota dari Pos
Kout tersebut atas nama Serda Rozi
mengajar anak-anak membaca di pos setiap sore hari.
mengajar anak-anak membaca di pos setiap sore hari.
Rata-rata anak di usia 10 tahunan dan mereka sedang libur di masa pandemi
Covid 19 ini diajarkan Serda Rozi untuk mengisi waktu luang mereka. "Dari
pada kalian bermain lebih baik kalian belajar membaca agar tidak lupa dengan
pelajaran sekolah," ungkap Serda Rozi.
“Awalnya hanya berjumlah 2 orang, perlahan-lahan mulai bertambah setiap
minggunya, dan saat ini terdapat sekitar 7 anak-anak yang datang ke Pos Kout,
semoga akan bertambah lebih banyak lagi untuk belajar bersama di Pos Kout,"
pungkas Kapten Inf Wasidi.
"Rencana program ini akan kami jadikan program tetap dan akan disosialisasikan
ke seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Mekanis 516/CY supaya dapat memberikan
manfaat bagi anak-anak di masa pandemi Covid 19 seperti ini," tutup
Dansatgas. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar