GARUT - wartaekspres - Desa Padasuka,
Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut diserang DBD dan Cikungunya. Banyak warga
dilaporkan mengidap penyakit yang ditularkan nyamuk itu. Kades pun berinisiatif
melakukan pengasapan (Fogging) kemarin (20/7/2020) bersama Dinas Kesehatan.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Kabupaten Garut, H.
Atik, menuturkan, bahwa pengasapan ini untuk memutus mata rantai DBD. Pihaknya
bekerjasama dengan Pemerintah Desa setempat untuk melakukan fogging. “Untuk
pembiayaan pengasapan ini dibiayai oleh desa,” ujar Atik.
Ia juga berharap, dengan dilakukannya fogging tersebut, masyarakat bisa
terhindar dari DBD dan Cikungunya. “Ada dua lokasi hari ini yang dilakukan
fogging, pertama di Kampung Ciririp RT 03 RW 03 dan yang kedua di Kampung
Padasuka RT 02 RW 06,” jelasnya.
Terpisah Kepala Desa (Kades) Padasuka, Solahal Ghina Gunawan, mengatakan, bahwa
dengan adanya warga yang terjangkit DBD atau Cikungunya, kegiatan fogging ini
dinanti oleh masyarakat.
Warganya khawatir akan penyebaran lebih meluas sehingga meminta untuk
fogging. “Pada prisipnya kami menantikan kegiatan fogging ini, dikarenakan
banyak warga kami yang terjangkit. Data bisa dicek ke Puskesmas,” terang Kades.
Disamping pengasapan, menurutnya langkah lain yang harus dilakukan adalah
menerapkan 3M (menguras, menutup dan mengubur) barang bekas yang dapat
menampung air untuk nyamuk bertelur.
“Secara psikologis usai kegiatan fogging foccus, masyarakat tenang sudah
dilakukan pengasapan ini,” pungkasnya. (Koes)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar