PURWOREJO - wartaexpress.com - Banjir yang melanda Kabupaten Purworejo sampai hari masih menggenangi di beberapa desa di Kec. Grabag dan Butuh. Yaitu di Desa Rowodadi, Trimulyo, Bendungan dan Desa Kedungmulyo, Kec. Butuh, Jumat (18/03/2022).
Banjir dengan ketinggian
air 1 meter merendam pemukiman rumah warga, sehingga banyak warga yang
mengungsi ke desa lain yang lebih tinggi.
Air juga menggenangi
ratusan hektar sawah warga yang baru ditanam, kerugian ditaksir ratusan juta, karena
tanaman padi mati terendam air.
Tokoh masyarakat Suseno (47), yang juga mantan Kades Rowodadi kepada awak media mengatakan, bahwa banjir di Rowodadi adalah banjir kiriman dari wilayah utara. Daerah Kec. Kemiri, Kutoarjo, Butuh dan Gebang. Melalui Sungai Ande Ande. Wawar dan Jali. Kebetulan wilayah keempat desa tersebut rendah.
Untuk mengurangi beban
masyarakat, dari BPBD Kab. Purworejo membuat dapur umum di Desa Trimulyo dan
dari Brimob Kompi C Kutoarjo di Desa Tamansari, Kec. Butuh.
“Harapan masyarakat ada perhatian dari Pemerintah untuk bisa tanam padi lagi yang membutuhkan dana yang tidak sedikit,” kata Suyadi (46). (Susilo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar