Senin, 22 Maret 2021

Warga Ruwatan Bumi Blora Yang Tergabung Dalam Kelompok Sentani Orasi Di Depan CPP Pertamina


BLORA - wartaexpress.com -
Warga Ruwatan Bumi Blora yang tergabung dalam kelompok Sentani (Sedulur Relawan Tani) lakukan orasi di depan CPP Pertamina EP Aset 4 Cepu area Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Senin (22/03/21)

Sentani yang berjumlah 30 orang dengan tema "Ruang Rakyat" yang berasal dari Desa Sumber, Desa Mojorembun, Desa Bapangan, Kecamatan Kradenan dan Desa Sumberejo, Desa Kutukan, Kelurahan Randublatung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora hari ini lakukan orasi di depan CPP Pertamina.

Massa melakukan orasinya pukul 09.00 Wib, dengan membawa sepanduk, bander jajajanan pasar dan memedi sawah. Gerakan masyarakat di ring satu CPP Pertamina EP Aset 4 Cepu area Gundih bersama Sentani dan Front Blora Selatan melakukan unjuk rasa di dengan tertib sambil membawa spanduk.

Exi Agus Wijaya, Koordinator Sentani dalam orasinya menyampaikan, ini adalah aksi damai menggunakan hak konstitusional untuk menyampaikan bahwa Blora adalah daerah yang kaya tetapi masyarakat Blora tidak menikmati hasilnya. “Kita tahu cadangan minyak bumi di Blok Cepu 30% tetapi kita hanya mendapatkan fee saja, tidak dengan bagi hasil bahkan daerah yang jauh malah mendapatkan,” ucapnya.

“Apakah coporate sosial relationship (CSR) sudah bisa dirasakan oleh masyarakat ring satu, contoh sederhana jalan yang rusak di Desa Mojorebun itu parah, tetapi tidak ada perhatian, di sini ruas jalan di depan pabrik," tegasnya.

Grex yang juga peserta aksi dari Sentani konten lokal dalam Perda harus segera dibuat karena diduga pekerja lokal sangat sedikit diserap oleh CPP Pertamina EP Aset Cepu area Gundih. “Ini jadi perhatian kami, jika aksi kami nantinya belum ada respon kami lakukan aksi lebih besar," tandasnya.

Selain itu Iwan, yang biasa dipanggil Iwan Seken mengatakan masih ada ruang gelap yang perlu perhatian Jaringan Gas yang seharusnya didapat daerah ini. “Ada 10.000 jargas tetapi baru 4.000 dan ada juga jaringan gas bahkan sampai karatan tetapi sampai hari ini belum ada gas yang tersalurkan, kemana ini,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut para pendemo membawa Ogoh-Ogoh pasar serta tumpeng sebagai ucapan terima kasih telah hadir perusahaan gas negara, meski belum memberikan kesejahteraan untuk masyarakat di ring satu CPP Pertamina Aset 4 Cepu area Gundih ini menjadi sangat memperhatikan.

Dengan membawa poster yang bertuliskan ”SELAMAT MEMASUKI KAWASAN PABRIK YANG MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DESA SUMBER DENGAN HASTAG TAPI BOHONG DAN HASTAG DESA TERMISKIN”, aksi berjalan lancar dan damai.

Sementara Kepala Desa Sumber, Aris Sutanto, dalam kepada awak media mengatakan, bahwa dirinya sebagai Kepala Desa Sumber menghimbau agar warga dalam menjalankan aksinya damai dan sebagai Pemerintah Desa mencoba menengahi.

Ditanya terkait peran Pertamina dia menjawab sampai sekarang ini belum ada dan dia berharap segera ada komunikasi dari pihak Pertamina, untuk CSR dan perekrutan tenaga lokal belum ada.

Ada berapa tuntutan dari masyarakat yang melakukan aksi. Soal CSR yang dirasakan warga ring satu, Jaringan Gas yang terlantar, Dana Bagi Hasil harus transparan dan Pekerja Lokal.

Aksi ruang rakyat, adalah Ruwatan Bhumi Blora sebagai bentuk syukur kepada bhumi, berdoa bersama elemen masyarakat semoga sumber daya alam yang terkandung di Blora benar-benar untuk hajat hidup dan kemakmuran rakyat Blora.

Sementara itu pihak Pertamina EP Aset 4 area Cepu tidak ada dalam aksi yang hadir. Humas Pertamina Kautsar Restu Yuda yang dalam wawancara melalui WhatsApp menyampaikan, “kami sementara ini menampung beberapa hal yang terkait dengan kami, beberapa hal yang ini kami rapatkan di manajerial dulu, untuk sementara itu,” tulis Kautsar Restu Yuda. (Lilik Y)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....