KUBU RAYA - wartaekspres - Untuk mewujudkan
ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kodam XII/Tanjungpura mengadakan kegiatan
pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/sparatisme tahun 2020.
Acara berlangsung di Aula Kompi Kavaleri 12/Macan Dahan Chakti, Sungai Raya,
Kubu Raya, Rabu (1/7/20).
Kegiatan dengan tema 'Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme dan
Separatisme Dalam Bingkai NKRI', dibuka oleh Aster Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf
Utten Simbolon, dihadiri oleh Ketua FKPT Dr. Wajidi Sayadi dan Kepala Badan
Kesbangpol Provinsi Kalbar Alexander Rambonang. Diikuti oleh tokoh agama, tokoh
masyarakat, tokoh adat, tokoh kepemudaan serta prajurit.
Aster Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Utten Simbolon yang mewakili Pangdam
XII/Tpr menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk
meningkatkan Ketahanan wilayah serta sebagai sarana dan prasarana untuk menjaga
kebhinekaan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.
"Pembinaan Komunikasi Sosial sebagai salah satu metode Pembinaan
Teritorial merupakan wahana untuk mencapai kesepahaman dan persepsi tentang
kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 kepada seluruh komponen
bangsa," ujarnya.
Selanjutnya juga menyampaikan, pembinaan komunikasi sosial dengan seluruh
komponen bangsa perlu dijaga dan terus ditingkatkan sehingga menumbuhkan
kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek kehidupan khususnya dalam
menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Untuk itu dirinya berharap melalui kegiatan ini, pertama dapat terwujud
kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme/separatisme
bagi segenap komponen bangsa. Kedua, terbentuknya komponen bangsa yang memiliki
kepribadian dan jiwa kebhinekaan guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat
dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI.
"Ketiga, terwujudnya kerjasama antara Kodam XII/Tanjungpura dengan
segenap komponen bangsa dalam rangka mempertahankan Ideologi Pancasila melalui
peningkatan pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan serta Kewirausahaan demi
menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya mengakhiri. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar