KUPANG - wartaexpress.com - Stasiun Bakamla Kupang berhasil mengevakuasi kapal Yacht berbendera New Zealand yang mengalami kerusakan mesin dan kebocoran kapal di antara perairan Pulau Semau dan Pulau Kera, Jumat (14/10/2022).
Adapun kronologis kejadiannya pada pukul 07.40 WITA, personel
Kupang yang sedang aktif jaga mendapatkan panggilan darurat melalui channel 16
dari Yacht yang bernama WHAKAARI, yang meminta pertolongan karena mengalami
kerusakan mesin dan kebocoran kapal. Dijelaskan kembali, untuk posisi kapal
berada di antara perairan Pulau Semau dan Pulau Kera pada koordinat
10°08’0.345"S - 123°31’0.470"E.
Menindaklanjuti atas permintaan pertolongan tersebut, Sertu Bakamla Dwi Santoso, melaporkan kepada Kepala Stasiun Bakamla Kupang, Mayor Bakamla Yeanry Maryanthy Olang, S.Kom, MM, untuk tindaklanjutnya.
Mendapati laporan dari personel aktif jaga, Mayor Bakamla Yeanry
Maryanthy Olang meneruskan kepada Kepala Zona Timur Laksma Bakamla, Dr. Haris
Djoko Nugroho, M.Si, dan diperintahkan untuk langsung mengevakusi korban maupun
kapal.
Pada pukul 09.00 WITA, Stasiun Bakamla Kupang berkoordinasi dengan
Kantor Pencarian dan Pertolongan (PDP) Kupang, dan langsung menggerakan Kapal
RHIB-10 milik PDP Kupang guna melaksanakan pertolongan dan evakuasi. Tepat
pukul 09.17 WITA, Tim SAR Gabungan sudah tiba di lokasi, selanjutnya melakukan
komunikasi terhadap korban serta langsung melakukan pertolongan.
Foto : Humas Bakamla RI
Guna keamanan kapal yang mengalami kebocoran, Yacht WHAKAARI ditarik menuju perairan dangkal di Pulau Semau sambil menunggu agen untuk melaksanakan perbaikan. Turut serta dalam TIM SAR gabungan yakni Sertu Bakamla Dwi Santoso. (Humas Bakamla RI)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar