BATU BARA - wartaexpress.com - Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) Indonesia (Amphibi) melakukan penghijauan dan pembersihan di Danau Laut Tador, Desa Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Kamis (13/10/2022).
Kegiatan penghijauan ini dihadiri langsung Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M.AP, didampingi Asisten II Setdakab Batu Bara, Khairil Anwar, Camat Laut Tador, Wandi, Plt. Kepala BPBD, Ahmadan Chair, Plt. Kepala Dinas PUTR, Bresman Simangunsong, dan Kepala Desa Laut Tador, Syaifuddin.
Sementara dari Amphibi
hadir Ketum Amphibi, Agus Salim, Direktur KTH Amphibi, Ernadi, Ketua KTH Amphibi
Percut, A. Sayuti, Ketua KTH Amphibi Tanjung Rejo, Suriono, Ketua KTH Amphibi
Laut Tador, Padang Siregar, serta jajaran pengurus dan anggota Amphibi lainnya
dan 40 orang Pramuka SMA Mitra Inalum Kwartir Tanjung Gading, Kab. Batu Bara.
Sebelum melakukan
penghijauan, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada puluhan anak
yatim piatu dari sejumlah desa yang berada di sekitar Danau Laut Tador.
Selanjutnya Bupati Zahir dan para tamu yang hadir melakukan penanaman bibit
pohon produktif seperti bibit pohon durian, mangga, rambutan, sirsak, alpukat
dan pohon lainnya.
Kegiatan juga diisi dengan demontrasi mesin penggiling rumput untuk dijadikan pakan ternak dengan sistem permentasi.
Dalam sambutannya,
Bupati Zahir mengapresiasi kegiatan penghijauan dan pembersihan danau Laut
Tador yang digagas Amphibi.
"Saya beri acungan
jempol kepada Amphibi atas terselenggaranya kegiatan ini. Sebelumnya danau ini
sudah pernah dibersihkan, tetapi karena tidak dirawat sehingga dipenuhi rumput
kembali," ujar Bupati Zahir.
Seperti diketahui,
bahwa Danau Laut Tador seluas 14 hektar sebelumnya merupakan salah satu objek
tujuan wisata di Batu Bara. Namun saat ini permukaan Danau Laut Tador sudah
ditumbuhi rumput dan eceng gondok.
Dengan kegiatan penghijauan dan pembersihan ini diharapkan Danau Laut Tador dapat kembali menjadi objek tujuan wisata yang dapat meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar. Selain itu, gulma yang tumbuh di sekitar danau dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak milik warga.
Sementara itu Ketum Amphibi,
Agus Salim yang sudah malang melintang dalam aksi pembersihan danau, sungai dan
pesisir mengatakan, bahwa kegiatan ini bagian berawal dari keinginan masyarakat
setempat.
Putra kelahiran Tanjung
Tiram Kab. Batu Bara tersebut, dalam sambutannya menyatakan, bahwa dirinya
terpanggil untuk membenahi tempat kelahirannya.
"Marsipature Hutanabe, kembali untuk membangun tanah kelahiran. Saya kelahiran Kab. Batu Bara kembali dari perantauan untuk membangun tanah kelahiran saya,” ucap Agus Salim.
Ucapan tersebut
disambut tepuk tangan dan haru oleh Bupati Kab. Batu Bara serta ratusan peserta
yang hadir dalam acara tersebut.
Lanjut Agus Salim mengatakan, bahwa dengan kebersamaan Amphibi dan masyarakat serta Pemerintah setempat, dirinya optimis proses pembersihan Danau Laut Tador akan rampung dalam waktu sembilan bulan mendatang. (Catur/Amphibi/Red)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar