Senin, 02 Agustus 2021

Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Lakukan Audiensi Dengan Bupati Sanggau


SANGGAU - wartaexpress.com -
Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Bupati Sanggau dalam hal proses penghapusan Barang Milik Negara (BMN) berupa Rumah Negara yang saat ini masih dipergunakan sebagai Rumah Dinas Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas II Sanggau, dikarenakan adanya pekerjaan pembangunan jalan akses RSUD M. Th. Djaman, Senin (02/08).

Hadir dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan VVIP Bupati Sanggau antara lain, Kadiv Administrasi, Anggiat Ferdinan, Kadiv Keimigrasian, Pamuji Raharja, KaRupbasan Sanggau, Nurwan Rudiyanto, Kakanim Sanggau, Alberth S. Fenat, Plh. Kakanim Entikong, M. Nur Mansyur, Kasubag Keuangan dan BMN, Hendri Budi Iskanto, Kasubag Program dan Pelaporan, Iwan Pramori, dan Kasubag Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi, Zulzaeni Manyur. Dari pihak Bupati Sanggau adalah Bupati, Paolus Hadi dan Sekda, Kukuh Triyatmaka, serta para pejabat di Bupati Sanggau.

Tujuan dari audiensi ini, untuk membahas beberapa hal terkait : 1.Surat Rekomendasi Persetujuan Bupati Sanggau sebagai salah satu syarat pembangunan rumah khusus di Kanim Entikong; 2.Surat Bupati Sanggau terkait pekerjaan pembangunan jalan akses RSUD M.Th. Djaman yang beririsan dengan rumah dinas Kepala Rupbasan Sanggau.

Anggiat menyampaikan, mendukung proses penghapusan BMN dan memohon kesedian Bupati Sanggau dalam memfasilitasi kelengkapan administrasi di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sanggau.

“Pada prinsipnya kami mendukung akan penghapusan BMN Rumah Dinas Kepala Rupbasan Sanggau demi kemajuan jalan akses di Kabuptaen Sanggau,” ujar Anggiat.

Menanggapi permohonan Kumham Kalbar, Bupati Sanggau mengatakan, pihaknya bersedia membantu Kumham Kalbar.

“Kami tidak ada masalah melimpahkan aset tanah untuk dipergunakan Kumham Kalbar dan kami berharap segala proses dalam pelaksanaan nantinya dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Paolus Hadi. (Rls/danil)

Pemkab Ciamis Diapresiasi Menko Marves Dalam Inovasi Pemberian Bantuan Sosial


CIAMIS - wartaexpress.com -
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi langkah Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam inovasi pemberian bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19 Ciamis.

“Kami mengapresiasi atas adanya bantuan dari ASN sebagai bentuk kepedulian yang diinisiasi oleh Kabupaten Ciamis. Sehingga dapat menambah bantuan bagi masyarakat terdampak,” ujar Menko Marves Luhut saat Rapat Koordinasi Implementasi PPKM Level 3 dan 4 di wilayah Provinsi Bali dan Jawa secara virtual, Sabtu (31/07/21).

Ia pun mengapresiasi atas inisiatif Pemkab Ciamis untuk menyediakan tempat isolasi khusu terpusat di setiap kecamatan di Kabupaten Ciamis.

“Apresiasi juga atas dibentuknya tempat isolasi terpadu di tingkat kecamatan untuk memenuhi kebutuhan isolasi masyarakat yang tidak memiliki tempat isolasi yang tidak layak,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menjelaskan, bahwa Pemkab Ciamis telah menyalurkan sebanyak tiga kali bantuan untuk masyarakat bahkan telah mencapai angka Rp. 3 miliar lebih.

“Alhamdulillah, Pemkab Ciamis telah menyalurkan bantuan sampai Rp. 3 miliar lebih yang bersumber dari dana infak dan zakat ASN Kabupaten Ciamis. Dana tersebut telah disalurkan kepada masyarakat sebanyak tiga kali di waktu berbeda, seperti penyerahan bantuan beras dan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19,” jelas Bupati Herdiat saat dimintai keterangan selepas mengikuti vidcon tersebut.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah ikhlas menyisihkan gajinya untuk membantu masyarakat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada para ASN Kabupaten Ciamis yang telah ikhlas menyisihkan rezekinya untuk membantu sesama di masa pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Herdiat mengajak seluruh elemen masyarakat ikut membantu dalam menghadapi situasi  pandemi Covid-19 ini. Karena menurutnya, pandemi sangat berdampak terhadap aspek kehidupan, salah satunya di bidang kesehatan dan ekonomi.

“Mari kita sama-sama bangun rasa kepedulian antar sesama dalam menghadapi pandemi ini. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kita sangat memerlukan bantuan dari seluruh elemen masyarakat. Mari putus mata rantai Covid-19 dengan meningkatkan kedisiplinan menerapkan prokes 5M dan ikut serta menyukseskan program vaksinasi,” imbuhnya.

Terkait tempat isolasi, Herdiat menerangkan, bahwa telah menyiapkan lokasinya di setiap kecamatan dengan menggunakan sekolah-sekolah sebagai pusat isolasinya.

“Kita telah membentuk pusat isolasi mandiri di tingkat kecamatan dengan menggunakan sekolah-sekolah sebagai pusat isolasinya,” tuturnya.

Dibuatnya isolasi terpusat di tingkat kecamatan, menurutnya bukan berarti di tingkat desa tidak memenuhi, namun dengan adanya pemusatan di tingkat kecamatan maka tenaga medis akan lebih mudah dalam melakukan penanganan.

“Hal ini juga sebagai upaya pemisahan orang sakit. Apalagi isolasi di rumah, maka orang sakit dengan orang sehat masih bisa berinteraksi, sehingga pemusatan ini memisahkan orang sakit agar tingkat penyebaran akan dapat ditekan," tutupnya. (Kontr/Prokopim/Syarif)

Kapal BG Aldebaran 3007 Kandas, Amphibi Ingatkan Dampak Di Area Pesisir dan Aktivitas Nelayan


BENGKULU - wartaexpress.com -
Lembaga Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (Amphibi), menyoroti tumpahan muatan batubara dari Kapal Tongkang BG Aldebaran 3007 milik PT. Bahari Segara Mahakam yang kandas di Pelabuhan Batubara Titan di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Kandasnya Kapal Tongkang BG Aldebaran 3007 yang disebabkan oleh faktor cuaca tersebut, tidak luput dari pehatian lembaga Amphibi.

Dalam keterangan persnya yang diterima redaksi pada Sabtu (31/07/2021) yang disampaikan Ketua Umum Amphibi, Agus Salim Tanjung, bahwa siapa pun pihak harus bertanggungjawab atas dampak tumpahan muatan batubara di area tersebut.

"Kami meminta PT. Bahari Segara Mahakam agar mengambil langkah cepat dan taktis untuk membersihkan area pesisir yang terdampak tumpahan kapal tongkang yang memuat batubara. Kami melihat tumpahan batu bara mengotori area pelabuhan dan mengganggu aktivitas nelayan melaut ketika melintasi area tersebut,” ujarnya.

“Lembaga Amphibi yang selalu fokus dalam perbaikan lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan akan terus mengawal persoalan tumpahan Kapal Tongkang BG Alderbaran 3007 hingga terselesaikan dengan baik,” tegas Agus ST.

"Rencananya kami juga akan menyurati kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Jangan biarkan aktivitas nelayan terganggu dan area pesisir kotor akibat dampak kandasnya BG Aldebaran 3007," lanjut Agus Salim Tanjung.

“Pihak perusahaan harus memahami kondisi yang ada di lapangan dan mengambil peran semaksimal mungkin agar nelayan kembali nyaman melaut serta kondisi di lokasi tumpahan muatan batubara bersih kembali," tutupnya. (Litbg/Amphibi/Red)

Kodim Brebes Gelar Vaksinasi Sinovac Dosis Kedua


BREBES - wartaexpress.com -
 Kodim 0713 Brebes kembali menggelar vaksinasi massal Covid-19 yang diperuntukkan kepada masyarakat umum dan KBT (Keluarga Besar Tentara), Senin pagi (2/8/2021).

Masyarakat sangat antusias divaksin, bahkan mulai pukul 05.30 WIB, warga sudah mulai mengantri di Jalan Dr. Setiabudi No. 23, Brebes, untuk mendapatkan vaksinasi sinovac di Klinik Pratama 13 Brebes yang berada di samping Koramil 01 Brebes.

Disampaikan Dandim Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Pjs. Pasi Ops Kodim, Kapten Arhanud Suryadi, SH, bahwa vaksinasi kali ini adalah vaksinasi tahap ke dua, dimana tahap pertama telah selesai dilakukan di Aula Makodim Brebes pada tanggal 3-4 Juli 2021 lalu, dengan capaian 1.000 dosis sinovac.

“Hari pertama dari tiga hari pelaksanaan vaksinasi, targetnya adalah 300 dosis untuk masyarakat umum baik itu pelaku ekonomi, tenaga pendidik, lansia, penyandang disabilitas, dan juga anak atau remaja berusia 12-17 tahun,” bebernya.

Vaknasi yang dilakukan TNI ini adalah upaya percepatan target satu juta vaksinasi per hari yang dicanangkan pemerintah pusat sampai dengan Agustus 2021 ini, dengan harapan masyarakat Brebes juga mendapatkan immunity dari wabah Covid-19.

Menurutnya, vaksin juga merupakan upaya pencegahan, termasuk disiplin prokes 5 M yaitu memakai Masker, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Ia berharap vaksinasi dapat membantu kebutuhan masyarakat akan vaksin, terlebih sebagai salah satu persyaratan warga untuk mendapatkan berbagai bantuan tunai dari pemerintah serta persyaratan pengurusan berbagai administrasi publik.

Perlu diketahui, bahwa vaksinasi kali ini hanya diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya telah menjalani vaksinasi dosis pertama. (Aan)

Masyarakat Desa Taraban Brebes Antusias Pasang Pernak-Pernik Kemerdekaan


BREBES - wartaexpress.com -
Upaya memerahputihkan desa binaan dilakukan Babinsa Koramil 11 Paguyangan, Kodim 0713 Brebes, pada awal bulan Agustus 2021 ini.

Tampak foto yang didokumentasikan Sertu Hataul, masyarakat Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sedang melakukan pemasangan umbul-umbul untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-76 tahun ini, Senin (2/8/2021).

Kepala Dusun (Kadus) 02 Taraban, Slamet (50), mengapresiasi upaya Babinsa dalam menggerakkan warganya untuk memasang Bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing, dan juga membersihkan lingkungan terutama di jalan utama desa/dusun.

Mewakili warganya, dirinya mengucapkan terima kasih, karena tak hanya ajakan saja melainkan Babinsa ikut membantu memasang bendera di beberapa rumah warga Lansia.

Sementara disampaikan Sertu Hataul, bahwa dirinya juga mensosialisasikan UU No. 214 Tahun 2009, pasal 7 ayat 3 tentang kewajiban setiap WNI untuk mengibarkan bendera kebangsaan setiap peringatan hari kemerdekaan maupun hari besar nasional lainnya.

“Kita ajak warga untuk mengibarkan Merah Putih atau ornamen-ornamen 17 Agustus-an. Inilah penghargaan kita kepada para pahlawan yang telah mengorbankan apa saja demi memerdekakan bangsa ini,” ucapnya. (Aan)

Mayat Mulai Membusuk Ditemukan Di Semak Belukar Sungai Babakan Brebes


BREBES - wartaexpress.com -
Warga masyarakat Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di semak belukar dekat tanggul Sungai Babakan, wilayah desa setempat, Minggu (1/8/2021).

Dijelaskan Danramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Arhanud Nediono, bahwa mayat pertama kali ditemukan warga setempat, Taib (50), saat mencari rumput di areal sungai sekitar pukul 12.30 WIB.

“Melihat mayat, saksi mata segera menghubungi tetangganya untuk mengecek kondisi mayat,” terangnya.

Mereka kemudian menghubungi pihak Polsek, Koramil, dan Puskesmas Ketanggungan, atas penemuan tersebut.

Jenazah selanjutnya dievakuasi petugas ke RSUD Brebes guna diotopsi penyebab kematian, terlebih kondisi mayat sudah mulai membusuk disertai banyak belatung baik di bagian kelopak mata, hidung, tenggorokan, telinga, maupun tubuh. (Aan)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Di Ruas Tol Pejagan-Pemalang Dekat Flyover Kersana


BREBES - wartaexpress.com -
 Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di dekat flyover Kersana-Tanjung, masuk wilayah Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (1/8/2021).

Kapten Infanteri Turiman, Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes menyebutkan, bahwa mayat yang berumur kurang lebih 55 tahun itu ditemukan warga setempat sekitar pukul 17.30 WIB, di areal Tol Pejagan-Pemalang, sekitar 30 meter sebelah timur flyover tersebut.

“Dugaan awal, mayat adalah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) karena saat ditemukan tidak memakai celana dalam posisi terlentang,” ujarnya.

Mendapatkan laporan, petugas gabungan yang terdiri dari Polsek, medis dari Puskesmas, Babinsa, dan didampingi perangkat Desa Kersana, segera meluncur ke lokasi temuan. Pihak Polsek Kersana menggelar olah TKP, termasuk mencatat keterangan para saksi mata.

Jasad itu kemudian dievakuasi ke RSUD Brebes untuk otopsi guna mengetahui penyebab kematian apakah ada indikasi kekerasan atau murni karena sakit. (Aan)

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....