NATUNA - wartaexpress.com - Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa, Kabupaten Natuna, Muhammad Zaki bersama anggotanya melaksanakan peninjauan Green Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Instalasi Kota Kecamatan (IKK) yang berada di Kecamatan Bunguran Batubi dan Spam IKK yang berada di Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah.
Zaki mengatakan, bahwa
peninjauan yang dilakukan pihaknya ini bertujuan untuk mengupayakan
pengoperasian kembali spam tersebut serta pengecekan alat-alat yang hilang.
“Kita upayakan
pengoperasian kembali Green Spam IKK Bunguran Batubi dan Spam IKK Tapau. Hari
ini dicek terlebih dahulu kendala dan alat-alat yang hilang disini, sebab sudah
sejak lama tidak beroperasi,” terang Zaki, Rabu (08/06/22).
Diketahui Green Spam IKK sudah diserahterimakan Satker kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna pada tahun 2016. Selanjutnya Pemda menyerahkan pengoperasianya kepada PDAM.
Namun sejak pertengahan
2019 bulan Agustus hingga sekarang, Green Spam IKK Bunguran Batubi tak lagi beroperasi.
PDAM sebagai pengelola
tak lagi menyediakan pasokan air kepada masyarakat. Keputusan ini diambil
manajemen, lantaran perusahaan sebagai pengelola terus mengalami kerugian.
Saat peninjauan
langsung di lapangan, tampak bangunan Spam Batubi sudah tidak terawat. Beberapa
alat pun banyak yang hilang sehingga berakibat tidak dapat berfungsi maksimal
lagi.
“Kondisi di lapangan
bangunan tampak sudah tidak terawat lagi, setelah kami cek ada beberapa alat
yang hilang,” jelas Zaki.
Pihak Perumda Tirta Nusa
sudah berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR). Hasil pengecekan dilapangan hari ini, akan ditindaklanjuti oleh
Dinas terkait.
Zaki berharap Spam ini
nantinya segera berfungsi kembali agar dapat mengatasi kebutuhan air untuk
masyarakat khususnya Kecamatan Bunguran Batubi.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Putri, Muslim mengaku saat ini warganya hanya mengandalkan sumur bor. “Sekarang hampir semua warga Batubi menggunakan sumur bor untuk pasokan air di setiap rumah warga. Kami berharap Spam Batubi bisa segera berfungsi lagi, agar kebutuhan air terpenuhi,” harap Muslim. (Yanto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar