RAJA AMPAT - wartaexpress.com - “Kami mengundang yang mulia para Hamba Tuhan untuk memberkati ruangan ini supaya menjadi ruangan yang bisa dipergunakan untuk melayani masyarakat Raja Ampat,” kata Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev, Senin (22/11/2021).
Orideko Iriano Burdam
terpilih sebagai Wakil Bupati Raja Ampat periode 2021-2024 mendampingi Bupati
Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, dan dilantik pada tanggal 26 Pebruari 2021
di Manokwari, pada tanggal 22 November 2021, barulah Orideko menempati ruang
kerja baru setelah direnovasi.
Memasuki ruang kerja
yang baru, Orideko mengundang para Hamba Tuhan di Raja Ampat, Sorong, dan
Jayapura untuk melaksanakan Ibadah Syukur yang dipimpin Pendeta senior GKI Di
Tanah Papua, Pdt. Herman Awom ,S.Th, untuk meminta berkat dan hikmat.
“Sebelum masuk
menempati ruangan kerja yang baru, saya mengundang yang mulia para Hamba Tuhan
dan keluarga untuk berkati ruangan ini supaya dapat dipergunakan untuk melayani
masyarakat Raja Ampat,“ kata Orideko.
Pdt. Herman Awom, dalam
kotbahnya memberikan nasihat tentang Paham, Hikmat dan Berkat. Syukuran yang
diadakan dengan mengundang Tuhan untuk hadir di ruangan kerja guna memperoleh
hati yang berhikmat dan paham untuk bekerja mendatangkan berkat untuk
masyarakat Raja Ampat.
Hati yang paham
diartikan paham regulasi, paham aturan gereja dan firman Allah, paham hukum
Tuhan, paham Pancasila, paham keinginan masyarakat agar dapat menimbang banyak
masalah, dan memutuskan yang benar dan tidak benar, yang baik dan buruk,
sebaliknya hati yang tidak paham selalu menyalahkan kebenaran.
Pdt. Herman Awom juga
menekankan pentingnya hikmat bagi seorang pemimpin, karena hati yang paham
selalu berasal dari hikmat, dan di dalam hikmat ada roh kebenaran, ada
kekuatan, ada roh penolong dan berkat, seperti Salomo yang meminta hikmat untuk
paham, menimbang dan memutuskan yang berbuah berkat dan kekayaan.
Pdt. Herman Awom juga
mengingatkan pesan Domine I.S.Kijne ketika peresmian GKI Di Tanah Papua, 26
Oktober 1956. “Barang siapa bekerja di New Guinea dengan iman kepercayaan dan
dengar-dengaran kepada Firman Allah, dia akan berjalan dari satu pendapatan
heran satu kepada pendapatan heran lainnya,“ ujarnya.
Doa yang menjadi salah
satu kekuatan di dalam Ibadah Syukuran ruangan kerja yang baru juga diambil
dari Doa Sulung, Rasul Ottow dan Geissller. “Dengan nama Tuhan, kami menginjak
Tanah ini. Sebagai landasan dengan nama Tuhan, ruangan kerja mulai ditempati
untuk bekerja demi kepentingan masyarakat Raja Amat”.
Awom juga mendoakan
kebersamaan dan harmonisasi Wakil Bupati dan Bupati Raja Ampat beserta seluruh
pimpinan OPD dan ASN di Raja Ampat. Tak lupa mengingatkan konspirasi politik
yang dapat menjadi sandungan seperti ketika Tuhan Yesus disalib.
Mengakhiri kotbahnya, mantan Wakil Ketua Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Herman Awom, menasehati adanya paham Okultisme serta ancamannya, dan meminta semua yang hadir di dalam ruangan untuk sehati di dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus untuk mengusir roh okultisme dan meminta ruangan ini hanya diisi oleh Roh Kudus dan Allah. (Jos)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar