Sabtu, 02 Januari 2021

Prajurit Yonzipur-3/YW Kembangkan Teknologi Beton Apung


BANDUNG - wartaexpress.com -
Inovasi Teknologi hasil karya Prajurit Kodam III/Siliwangi lainnya yang dibuat Batalyon Zeni Tempur (Zipur)-3 Kodam III/Siliwangi, menunjukkan kemampuannya inovasi beton apung.

Beton Apung ini, sebenarnya sudah banyak dikembangkan di luar negeri dan digunakan sebagai Dermaga Kapal Terapung, Pemecah Gelombang (Breakwater) terapung, Marina Perahu, Ponton yang dirancang untuk akses ke air dan perahu, klub berlayar dan mendayung, serta Dok Kapal dan Pendaratan Feri.

Di Indonesia, penelitian rancang bangun dan Teknologi Beton Apung untuk pertama kalinya dilakukan oleh Institut Teknogi 10 November (ITS) yang digunakan untuk menunjang industri dan kelautan yang berwawasan lingkungan di Indonesia sebagai Negara Maritim.

Selama ini, pembangunan dermaga di Indonesia dibuat dengan struktur bangunan permanen dengan membuat tiang pancang benton ke dasar laut. Demikian juga dengan breakwater/pemecang gelombang air laut dibuat dengan membuat tiang pancang beton ke dasar laut.

Untuk kelemahan dari rancang bangun dengan menggunakan tiang pancang ini terletak pada kisaran biaya 20 hingga 30 juta per meter, sementara bila menggunakan Beton Apung hanya perlu biaya sekitar 10 sampai 20 juta per meter. Kelemahan lainnya, jika memakai tiang pancang beton ke dasar laut, dapat merusak ekosisten laut.

Melihat kenyataan tersebut, prajurit Batalyon Zipur-3/YW Kodam III/Siliwangi tertarik mengembangkan inovasi tersebut dengan membuat Beton Apung dengan menggunakan agregat ringan batu apung sebagai pengganti agregat norma beratnya yang lebih ringan, waktu pembangunan dan pengangkutan yang lebih cepat, dan biaya yang lebih murah.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto yang didampingi Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo dan para Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, memberikan apresiasi atas upaya dan inovasi Prajurit Yonzipur-3/YW, Sabtu (2/1/2021).

Pangdam III/Siliwangi juga berharap, ke depannya akan tersedianya lahan yang bisa dipakai sebagai Batching plant, yaitu lokasi khusus untuk pembuatan beton readymix, yang memiliki beberapa komponen untuk mencampur material-material beton dan bekerjasama dengan pihak ketiga, Beton Apung bisa diproduksi dalam jumlah besar. (Rls/danil)

Amphibi Bersama Kelompok Tani Sepakat 13 Lakukan Bakti Sosial Pembuka 2021


DELI SERDANG - wartaexpress.com -
Dalam menyambut pergantian tahun dan menindaklanjuti program Sosial Kemasyarakatan dan Perbaikan Lingkungan Hidup dalam Manajemen Pohon Amphibi 2020-2021, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (Amphibi) bersama Kelompok Tani Sepakat 13 lakukan Bakti Sosial berupa santunan anak yatim-piatu se-Sei Rotan yang dilaksanakan di Kantor Sepakat 13, Jl. Perbatasan, Dusun XII, Desa Sei Rotan, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara pada Sabtu (02/01/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut Komisi I DPRD Kab. Deli Serdang, Rahmadsyah, SH, Kepala Desa Sei Rotan, Suwandi, MS, beserta jajaran, Ketua Yasos BKS Sumut, Budy Rahayu, Ketua Umum IPIS, Suprayitno beserta jajaran, Dr. Salman Munthe, tokoh pendidikan, Bulan Bintang Properti, jajaran kelompok petani yang tergabung dalam Sepakat 13, jajaran Amphibi Sumatera Utara, Tekab Ojol Sumut, Pemuda Pancasila  dan FKPPI Sei Rotan dan berbagai elemen masyarakat setempat.

Ketua Panitia Pelaksana, Sahlan Hidayat menyatakan, bahwa santunan yatim-piatu ini adalah sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT di tahun 2020. “Dan untuk memohon ridho-Nya memulai kesepakatan bersama antara Kelompok Tani Sepakat 13 bersama Amphibi di 2021 dalam misi perbaikan lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan,“ ujar Sahlan.

Sementara Ketua Kelompok Tani Sepakat 13, Sutrisno, didampingi Sekretaris, Rusdi Pranoto menyampaikan, bahwa acara santunan ini adalah bentuk komitmen awal Kelompok Tani Sepakat 13 dan Amphibi dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan dan lingkungan hidup.

“Semoga ke depannya kami mampu menciptakan kesejahteraan kelompok petani dan masyarakat di Sei Rotan ini dengan berbagai program, salah satunya memulai program penanaman “Manajemen Pohon Amphibi” dan pengelolaan lingkungan hidup untuk perbaikan ekonomi kemasyarakatan,” ucap Sutrisno.

Sementara Ketua Amphibi Sumatera Utara, M. Nur Nainggolan, SS, MA, dalam pidatonya menyampaikan, bahwa acara bakti sosial menyantuni anak yatim ini perlu terus digemakan.

“Ini adalah investasi untuk kehidupan akhirat kita kelak, sangat jarang orang mau peduli akan masalah sosial. Bersama bekolabarasi dan bermitra dalam hal kecil akan menimbulkan kemaslatan bagi banyak pihak. Sinergi dan kepercayan perlu dipupuk dan dibangun untuk mencapai target ke depannya,” ucap M. Nur.

Ketua Umum Amphibi, Agus Salim Tanjung, So.Si, yang tidak dapat menghadiri acara tersebut dikarenakan harus menyelesaikan beberapa berkas untuk laporan refleksi eksistensi Amphibi 2020 ke berbagai pihak di Jakarta.

Ketum Amphibi berpesan melalui WhatsAppnya menyampaikan selamat dan sukses untuk pengurus Amphibi Sumut dan Kelompok Tani Sepakat 13.

Semoga dengan dimulainya aksi kepedulian sosial berupa santunan yatim-piatu ini, ke depannya Amphibi dan Kelompok Tani Sepakat 13 dimudahkan segala bentuk urusan dan dilancarkan segala program-programnya oleh Allah SWT. “Salam semangat kebersamaan dalam perbaikan lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan,“ tutup AS. Tanjung. (Red/Amphibi)

Jumat, 01 Januari 2021

Amphibi Lakukan Aksi Gabungan Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Liar Di Sepanjang Kali Bagol


BEKASI - wartaexpress.com -
Aksi kegiatan penutupan program Penanaman Pohon One Tree One People 2019-2020, yang sebelumnya dilakukan di Taman Narogong bersama organisasi dan masyarakat, berdasarkan permintaan warga untuk dilakukannya penanaman pohon di area tersebut, karna kurang terawat dengan baik.

Dalam rangka perbaikan lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan aksi penanaman pohon tidak hanya dilakukan di wilayah tersebut, aksi penanaman dilanjut di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, tepatnya di sepanjang daerah aliran Kali Bagol.

Dalam kegiatan penanaman pohon tersebut dihadiri oleh Ketua Amphibi Bekasi Raya Moh. Hendri, Kabid SDA Amphibi Bekasi Raya Joko Santoso, Ketua Umum Samatri Dinal Saputra, Waketum Samatri beserta jajaran, Tim Patroli Sungai DLH Jabar Kang Abel beserta tim, Ketua Almadaad Scout Fauzi beserta jajaran, Ketua Yayasan Adam Hawa Siliwangi Suwarso Untoro beserta jajaran, Lurah Jati Murni Barkah, UPTD Jatiasih, perwakilan Kelurahan Jatiluhur, yang dibuka langsung oleh Ketua Panitia Joko Santoso selaku Kabid SDA Amphibi Bekasi Raya, Kamis (31/12/2020).

Joko Santoso selaku Kabid SDA Amphibi Bekasi Raya pada saat pembukaan menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang turut hadir pada kegiatan aksi penanaman. “Kegiatan aksi gabungan ini tidak hanya sekedar menanam pohon saja setelah itu di tinggal, kegiatan ini akan berlanjut kepada pemeliharaan tanaman sampai pada tanaman layak hidup,” ungkap Joko.

Pananaman yang dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai Kali Bagol, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, dilakukan karena pada area tersebut sering dijadikannya tempat pembuangan sampah liar yang dibuang langsung oleh warga masyarakat sekitar maupun masyarakat luar, dan menjadi permasalahan lingkungan yang berlarut walaupun sebelumnya sudah dilakukan pemagaran dan pemasangan larangan buang sampah pada area tersebut.

Untuk itu, aksi penanaman pohon adalah sebagai awal dalam rangka perbaikan lingkungan hidup di lokasi pembuangan sampah tersebut, yang nanti ke depannya akan dibuatkan saung pada pinggir sungai sebagai pos pantau dan akan dilakukan penataan pada agar kedepannya tidak ada yang membuang sampah lagi.

“Harapan ke depannya untuk pemerintah wilayah setempat, khususnya Kelurahan Jatiluhur serta Kecamatan Jatiasih dapat turut serta hadir di tengah masyarakat untuk mendukung dan bersinergi pada setiap kegiatan positif di wilayah Jatiluhur," ujar Kang Abel.

Di tempat yang sama saat dimintai keterangan, Ketua Amphibi Bekasi Raya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk komitmen lembaga Amphibi dalam perbaikan kualitas udara yang semakin buruk khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. “Serta menciptakan hutan produktif sebagai paru-paru kota dalam pemulihan kualitas lingkungan hidup dan dapat dijadikan nilai ekonomis untuk masyarakat sekitar," tutup Hendri. (Red/Amphibi)

Kornelis Way Mendukung Pernyataan Pimpinan DPRD Se-Papua Barat Untuk Keberlanjutan Otsus Jilid II

Kornelis Way, Tokoh Masyarakat Maybrat, Anggota Panitia Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya

MANOKWARI - wartaexpress.com -
Kornelis Way, Tokoh Masyarakat Maybrat/Anggota Panitia Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya Versi Otsus, mendukung keberlanjutan Otsus dan Program Pemerintah.

“Kami masyarakat Papua Barat sangat mendukung keberlanjutan Otsus, karena Otsus telah memberi manfaat yang begitu besar untuk empat program prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya di Manokwari, Jumat (1/01/2021).

Ia juga menambahkan, bahwa pemerintah pusat telah menyalurkan dana Otsus ke Papua dan Papua Barat sudah sesuai prosedur dan telah berhasil membangun tanah Papua. "Otsus telah membawa banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, mulai dari akses pangan, ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, perumahan, penyediaan air bersih, komunikasi, dan berbagai infrastruktur lainnya," katanya.

Ia mendukung pernyataan pimpinan DPRD se-Papua Barat terkait keberlanjutan Otsus di Papua dan Papua Barat. “Pimpinan DPRD seluruh wilayah Papua Barat dari 12 kabupaten dan 1 kota mendukung keberlanjutan Otsus Papua. Pernyataan dukungan para pimpinan DPRD se-Papua Barat ini secara resmi disampaikan kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD pada 15 Desember 2020,” ucapnya.

Ia berharap, masyarakat asli Papua di Kota Sorong untuk mendukung keberlanjutan Otsus serta mendukung program pemerintah demi terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai salah satu tokoh yang bergabung dalam Panitia Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya Versi Otsus. Usulan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya Versi Otsus berdasarkan Pasal 76 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Kehadiran Provinsi Papua Barat Daya sebagai contoh atau model baru sistem penyelenggaraan pemerintahan di Tanah Papua, karena sistem penyelenggaraan pemerintahannya akan berlandaskan pada implementasi UU Otsus atau berdasarkan kekhususan bagi Papua dan Papua Barat,” tambah dia.

Provinsi Papua Barat Daya yang lahir dengan mengacu pada UU Otsus akan memperkuat kecintaan orang asli Papua terhadap NKRI selain mempercepat laju pembangunan, mendekatkan pelayanan publik.

“Penolakan keberlanjutan Otsus oleh kelompok-kelompok tertentu di Papua dan Papua Barat, karena dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, diantaranya minimnya informasi tentang perkembangan implementasi dana Otsus dan kurangnya pengetahuan tentang sasaran prioritas dari dana Otsus serta terprovokasi oleh pengaruh dari Kelompok Separatis Papua-Politik,” tutup dia. (Kontr/A.Rohanda)

Babinsa Segedong Semangat Dampingi Poktan Harapan Baru Panen Padi


SAMBAS - wartaexpress.com -
Awal tahun Bintara Pembina Desa (Babinsa) Segedong, Koramil 1208-03/Tebas, Serda Azuan mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Harapan Baru, Desa Segedong, Tebas, Sambas melaksanakan panen padi, Jumat (1/1/21).

Dalam proses panen padi tersebut, Serda Azuan dan para petani tampak semangat menimbang gabah. Poktan Harapan Baru dalam panen ini menggunakan combine harvester. Penggunaan mesin panen ini sangat membantu petani dalam proses panen, karena dapat dioperasionalkan dalam tiga fungsi sekaligus yaitu menuai, merontokkan, dan menampi.

Babinsa Segedong, Serda Azuan saat dilokasi mengaku sangat senang bisa langsung mendampingi petani. Ini merupakan salah satu tugas Babinsa dalam program swasembada pangan.

"Saya harus semangat mendampingi para petani, karena tugas saya sebagai Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini," ucap Serda Azuan.

Danramil Tebas Letda Inf Samikun membenarkan, bahwa dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional, TNI Angkatan Darat memerintahkan Babinsa supaya selalu terjun ke lapangan mendampingi petani.

"Dalam tugasnya Babinsa akan bersinergi dengan PPL, sehingga dapat berjalan dengan lancar, terkait dengan progam pertanian," kata Danramil.

Sementara itu, Ketua Poktan Harapan Baru, H. Musni mengatakan, para petani sangat termotivasi dengan kehadiran Babinsa mulai dari proses penyiapan lahan sampai dengan pasca panen.

"Masyarakat sangat senang dengan adanya Babinsa yang terjun langsung membantu para petani serta memberikan pendampingan dan bimbingan dalam bertani," ungkap H. Musni.

H. Musni berharap, pendampingan tersebut bisa terus dilakukan oleh Babinsa, sehingga para petani bisa ikut mewujudkan swasembada pangan secara nasional. "Agar warga masyarakat tidak sampai kekurangan pangan," ucap H. Musni mengakhiri. (Rls/danil)

Malam Pergantian Tahun, Satgas Pamtas Yonif 642 Gagalkan Penyelundupan Miras


SAMBAS - wartaexpress.com -
Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Pos Temajuk pada dini hari usai pergantian Tahun Baru 2021 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (Miras) saat melaksanakan patroli dan ambush di jalur tikus perbatasan Dusun Sempadan, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Jumat (1/1/21).

Satgas PosTemajuk berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras dalam karung yang ditinggalkan oleh pelaku di jalan Tikus Dusun Sempadan. Sebanyak 84 botol dengan rincian minuman merk Brandy First 36 botol dan Tsingtao Beer 48 botol.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Sanggau, mengatakan, bahwa dari puluhan botol minuman keras yang diamankan personel Satgas Pos Temajuk tersebut bermula dari kegiatan ambush yang dipimpin Wadanpos Serda Dewa di jalur tikus perbatasan.

"Selanjutnya, tidak berselang lama terdengar suara motor dari arah Malaysia, kemudian anggota melaksanakan pengecekan ke arah suara motor tersebut, namun motor tersebut telah berputar arah dan kembali ke arah Malaysia sebelum dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Lanjut Dansatgas mengatakan, karena curiga dengan pengendera tersebut, anggota melakukan penyisiran disekitar jalan yang dilaluinya dan ditemukan barang mencurigakan berupa karung. Usai diperiksa isi dari karung tersebut minuman keras.

“Seluruh jajaran Satgas Yonif 642/Kps akan terus konsisten dengan meningkatkan kegiatan patroli dan ambush di sektor-sektor yang menjadi peluang masuknya baik orang maupun barang ilegal," terang Dansatgas.

Untuk saat ini barang bukti sebanyak 84 botol yang terdiri dari dua macam merk tersebut sudah diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses lebih lanjut. (Rls/danil)

Pastikan Malam Tahun Baru Aman, Pomdam XII/Tpr Gelar Patroli


PONTIANAK - wartaexpress.com -
Memastikan malam pergantian tahun di Kota Pontianak berlangsung aman, Polisi Militer Kodam (Pomdam) XII/Tanjungpura melaksanakan patroli berkendaraan mengelilingi sejumlah lokasi di Kota Pontianak, Jumat (1/1/21).

Patroli dilaksanakan oleh personel Satlak Gakkumwal Pomdam XII/Tpr yang dipimpin oleh Serda Aditya Nugroho bersama 4 anggota lainnya. Tim patroli melaksanakan sosialisasi dan pencegahan Covid-19 terhadap anggota TNI dan masyarakat yang bergerombol secara santun.

Danpomdam XII/Tpr, Kolonel Cpm Parlindungan Marpaung menjelaskan, bahwa patroli ini untuk membantu kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas di Pontianak pada puncak peringatan Tahun Baru, dengan sasaran patroli Pos Terpadu/instansi/kompleks TNI-Polri, perkantoran dan fasilitas umum di Kota Pontianak.

"Selain menjaga Kamtimas patroli juga melaksanakan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan dan mengantisipasi adanya kerumunan masyarakat saat perayaan malam pergantian tahun. Hal ini untuk mencegah terjadinya kluster baru Covid-19," kata Danpomdam XII/Tpr.

Dari hasil patroli yang dilaksanakan, kata Danpomdam XII/Tpr, situasi malam pergantian tahun di Pontianak berlangsung aman dan lancar.

"Dari laporan hasil pantauan tim patroli, masyarakat tidak ada yang berkerumun, ini menandakan masyarakat sudah mematuhi himbauan dari pemerintah," tutup Kolonel Cpm Parlindungan Marpaung. (Rls/danil)

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....