PONTIANAK - wartaexpress.com - Para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 1207/Pontianak menerima sosialisasi Aplikasi Silacak melalui daring di Aula Makodim 1207/Pontianak, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (02/08/2021).
Kegiatan penyelenggaraan
pertemuan dan monitoring PPKM Skala Mikro serta sosialiasi Aplikasi Silacak,
bertujuan untuk mencari dan memantau kontak erat dari kasus yang terkonfirmasi
guna memudahkan dan menemukan data terkonfirmasi dengan cepat dan akurat
sehingga cepat pula memperoleh penanganannya.
Sosialisasi Aplikasi
Silacak yang diikuti oleh Dandim, Kasdim, Pasiter, para Danramil dan Babinsa jajaran
Kodim 1207/Pontianak tersebut guna membekali para Babinsa yang terjun lansung
di lapangan agar lebih mudah dan cepat untuk menelusuri kasus terkonfirmasi
terhadap perorangan yang telah melakukan kontak erat dengan pasien.
Dandim 1207/Pontianak,
Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM, mengatakan, bahwa peranan para Babinsa
di lapangan yang telah berhasil dalam membatasi penyebaran Covid-19 tentunya
bekerja sama dengan instansi terkait dalam mengatasi penyebaran virus Corona
(Covid-19) yang ada di masyarakat.
“Babinsa harus
senantiasa update data dari awal masuknya virus Corona dari Wuhan China ke
Indonesia sampai sekarang,” ungkapnya.
Lebih lanjut Dandim
menekankan, strategi penanggulangan Covid-19 di masyarakat terutama para
Babinsa harus lebih maksimal mengatasi masalah ini, harus lebih ekstra
melaksanakan tanggung jawabnya di wilayah.
Menurutnya, bahwa
dengan adanya program Penguatan Tracing ini daerah-daerah dapat mendeteksi
lebih dari 80 persen kontak erat dari kasus konfirmasi.
"Pelacakan kontak
erat ditargetkan minimal 80 persen dan dikarantina dalam waktu 72 jam sejak
dikonfirmasi, dan minimal 80 persen kontak erat dilakukan pemantauan selama 14
hari sejak paparan terakhir," jelasnya.
Dan saat
pelaksanaannya, lanjut Dandim lagi, para Tracer dapat menggunakan Aplikasi
Pelacakan kontak melalui silacak kemkes.go.id sebagai salah satu
instrumen agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara komprehensif dan
terintegrasi.
"Namun demikan, perlu adanya monitoring dan supervisi kegiatan pelacakan kontak yang harus dilakukan mulai dari tingkat terkecil yakni Puskesmas," terang Dandim 1207/Pontianak, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar