BENGKAYANG - wartaexpress.com - Kemampuan dan naluri tempur prajurit harus terus ditingkatkan. Untuk mengasah hal tersebut, Yonif Raider 641/Beruang melaksanakan latihan tempur dalam kelompok yang dimulai dari tingkat Regu, Peleton hingga tingkat Kompi/Baterai, Rabu (4/8/21).
Selain Yonif R 641/Bru,
latihan tim pertempuran juga diikuti Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) dan
Satbanmin sebagai pendukung materi latihan yang dilaksanakan di Capkala
Komplek, Bengkayang.
Latihan pertempuran
dipimpin langsung oleh Danyonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono beserta
Perwira dari satuan perbantuan yang dimotori Rindam XII/Tpr sebagai
penyelenggara.
Adapun materi latihan
meliputi pemberian Perintah Operasi (PO), Gerak Maju Untuk Kontak (GMUK),
Serangan dan Patroli Tempur.
Dalam kesempatan tersebut,
Danyonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono menyampaikan, bahwa latihan
tim pertempuran perlu dilaksanakan agar para personel yang dipimpinnya dapat
meningkatkan keterampilan dalam bertempur.
"Dilaksanakannya
latihan pertempuran untuk menguji dan mengukur kemampuan tempur satuan dalam
mengaplikasikan teknik, taktik dan prosedur tingkat Kompi/Rai secara
terintegrasi sesuai ketentuan yang ditetapkan," ungkapnya.
Sebelum diadakan
latihan ini, kata Letkol Kukuh, terlebih dahulu dilakukan latihan perorangan
dasar sampai tingkat Kompi/Rai. Sehingga mampu mengaplikasikan hasil latihan di
daerah latihan.
"Taktik serangan merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit khususnya prajurit infanteri. Sehingga setiap prajurit harus mengetahui, mengerti dan memahami, tugas-tugas diberikan, yang nantinya dengan sering latihan mereka menjadi mahir mengaplikasikan di lapangan sebenarnya," tandasnya. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar