PONOROGO - wartaexpress.com - Pemerintah Desa Jambon, Kecamatan Jambon, melalui Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) melaksanakan pembangunan normalisasi saluran irigasi program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2021 yang berlokasi di Dusun Krajan, RT.01/ RW.02, Desa/Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (3/8/2021).
Pembangunan saluran
irigasi (Talud) program PISEW TA 2021 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) Pusat tersebut, bertujuan untuk mendukung pertumbuhan
ekonomi pedesaan melalui penyediaan infrastruktur dasar dengan skema Padat
Karya Tunai. Selain itu, juga untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah,
pengentasan kemiskinan, memperbaiki tata kelola Pemerintah Daerah (Kabupaten,
Kecamatan dan Desa) serta memperkuat kelembagaan masyarakat di tingkat desa.
Munarsih, Kepala Desa Jambon
Disampaikan oleh Yudi,
Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Jambon, bahwa bantuan program PISEW
dengan anggaran sebesar Rp. 600 juta tersebut diwujudkan untuk pembangunan sarana
prasarana pertanian, yakni saluran irigasi penghubung dua desa, dimana Desa
Jambon sebagai desa utama dan Desa Blembem menjadi desa penyangga.
"Pembangunan
saluran irigasi ini dengan panjang 490 meter, tinggi (hulu) 70 cm, tinggi
(hilir) 50 cm, lebar atas 50 cm, lebar bawah 40 cm, ketebalan atas 30 cm dan
ketebalan bawah 35 cm," ujarnya.
Yudi menambahkan, bahwa
selain untuk memperlancar aliran air yang mengarah ke area persawahan, saluran
irigasi tersebut juga sebagai badan pengaman jalan desa.
"Pengerjaannya pun melibatkan warga masyarakat Desa Jambon dan Desa Blembem, karena menimbang asas manfaatnya yang lebih tinggi," imbuhnya.
Sementara itu,
Munarsih, Kepala Desa Jambon menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat
maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo yang telah memberikan bantuan dan
perhatian dalam bentuk pembangunan kebutuhan dasar masyarakat berupa saluran
irigasi.
"Terima kasih atas
bantuan yang diberikan, pastinya dengan dibangunnya saluran irigasi ini tentu
sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, utamanya di Dukuh
Krajan," ucapnya.
Kades Munarsih
berharap, dengan bantuan program PISEW yang mengacu pada skema Padat Karya
Tunai ini, disamping dapat meningkatkan kualitas infrastruktur juga mampu
meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi sasaran program.
"Mudah-mudahan dengan program kegiatan PISEW yang diselenggarakan melalui konsep pemberdayaan dan partisipasi masyarakat ini bisa memberikan kontribusi dalam pengurangan angka pengangguran dan penyediaan lapangan kerja, terlebih khusus di masa Pandemi Covid-19 saat ini," pungkasnya. (Ekosetiyo Budi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar