PONTIANAK - wartaexpress.com - Komandan Kodim 1207/Pontianak, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM, bersama Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung kesiapan Posko Percontohan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro kelurahan, karena merupakan tempat yang menjadi pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian dan evaluasi penanganan Covid-19. Salah satunya yang berada di Kantor Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Srlatan, Kota Pontianak, Senin (02/08/2021).
Walikota Pontianak, Edi
Rusdi Kamtono menyebut, Posko PPKM Kelurahan BMD menjadi percontohan PPKM di
tingkat kelurahan. Pada posko tersebut dilengkapi data-data terkait kondisi
kelurahan hingga di tingkat RT.
"Data tersebut
diantaranya terkait warga yang terkonfirmasi positif, isolasi mandiri, warga
yang bergejala, dirawat, meninggal dunia serta warga yang sembuh," ujarnya
saat meninjau Posko PPKM di Kantor Lurah Benua Melayu Darat.
Data-data tersebut dapat dilihat di Posko Kelurahan berdasarkan petunjuk SOP Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021. Selain memetakan penyebaran Covid-19, warga yang sudah divaksin juga didata. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayah itu. Sebagai kawasan perdagangan dan berada di tengah kota, tentunya Kelurahan Benua Melayu Darat menghadapi kendala dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.
"Terlebih
pada lokasi tersebut banyak tempat usaha, seperti perhotelan, perkantoran,
restoran dan warung kopi yang harus dilakukan pengawasan dalam penerapan
protokol kesehatan," pungkasnya.
Sementara itu, di tempat
yang sama Komandan Kodim 1207/Pontianak, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM,
menyebutkan, bahwa pembentukan Posko PPKM Mikro ini sangat penting sebagai
langkah dan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Pontianak.
Ia mengharapkan, para
relawan serta Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) harus berperan aktif
dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 dengan cara mengawasi warga
masyarakatnya, apabila ada yang terpapar Covid-19 segera melakukan isolasi.
“Situasi pandemi kita
harus lebih waspada, apabila badan sudah terasa tidak nyaman, batuk dan demam
usahakan istirahat di rumah, tidak usah berangkat kerja, segera berobat
kemudian lakukan rapid test supaya dapat diketahui hasil dari kondisi kesehatan
badan kita,” tegasnya.
Dandim berharap, kepada
masyarakat harus selalu tingkatkan daya imun tubuh, tingkatkan olahraga, jaga
pola makan serta terapkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan
sabun setiap dan sesudah melaksanakan kegiatan, menjaga jarak, menjauhi
kerumunan serta mengurangi mobilitas.
“Jangan lupa juga baju yang kita pakai sehari-hari setelah melakukan aktivitas di luar rumah harus segera dicuci dengan tujuan untuk mensterilkan dari virus,” pungkas Dandim. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar