KUBU RAYA - wartaexpress.com - Pasca ditetapkan Kabupaten Kubu Raya masuk dalam wilayah resiko tinggi penyebaran Covid-19 atau zona merah sejak Rabu (3/8/2021) malam, Dandim1207/ Pontianak, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM, bersama Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan beserta Satgas Covid-19 Kabupaten Kubu Raya langsung bergerak cepat memantau Bed Occupancy Ratio (BOR) dan persediaan oksigen di RSUD Kubu Raya, di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (05/08/2021).
Kegiatan ini dilakukan
untuk memastikan pasokan oksigen dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Kubu
Raya tercukupi dan tidak ada hambatan dan halangan.
“Pengecekan ini kita lakukan untuk memastikan ketersediaan oksigen medis di Kabupaten Kubu Raya dalam penanganan pasien Covid-19,” ungkapnya.
Sementara itu, dari
hasil pengecekan, stok oksigen di RSUD Kabupaten Kubu Raya cukup untuk tiga
hari ke depan. Dalam periode itu, pihak rumah sakit melakukan pengisian ulang
oksigen. Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalisasi kekurangan oksigen.
Monitoring serupa juga
dilakukan terhadap sejumlah rumah sakit swasta lainnya. “Saya telah
berkomunikasi dengan sejumlah direktur rumah sakit di Kubu Raya terkait
ketersediaan stok oksigen. Hingga kini stok aman meskipun hanya untuk kebutuhan
tiga hari, kemudian isi ulang,” ucapnya.
Saat ini permintaan per
hari ke RSUD awalnya dari 100 tabung Oksigen menjadi 140 tabung Oksigen per
harinya di masa Pandemi Covid-19, kebutuhan rumah sakit maupun pelayanan kesehatan
yang ada di Kabupaten Kubu Raya.
Dandim 1207/Pontianak, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP, MM, menegaskan kepada para pelaku industri untuk saat ini mengutamakan kebutuhan oksigen pada keperluan medis terlebih dahulu dari pada industri. Sehingga kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid-19 bisa terpenuhi. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar