
Abdul Farid GM PLN Papua-Papua Barat (kiri), Abdul Faris Umlati, SE, Bupati Raja Ampat (kanan)
RAJA AMPAT - wartaexpress.com - Memimpin Raja Ampat
di masa kerja periode pertama antara tahun 2016-2020, dengan menggandeng PLN
Papua, Papua Barat, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, berhasil
membangun kelistrikan di 72 kampung.
Bupati Raja Ampat,
Abdul Faris Umlati, SE (AFU), terpilih kembali pada Pilkada Raja Ampat, Rabu 9
Desember 2020, berpasangan dengan Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev.
Apa saja keberhasilan Abdul Faris Umlati, SE, pada masa kepemimpinan sebelumnya
?
Mengevaluasi program
kerjanya di periode 2015-2021, salah satu keberhasilan AFU adalah menyediakan
listrik di 72 dari 117 kampung yang dikenal dengan misi “Raja Ampat Terang“.
Keberhasilan misi ini merupakan kerjasama AFU dengan PLN Papua-Papua Barat.
Dilantik 16 Pebruari
2016, dan memulai kerjasama dengan PLN wilayah Papua dan Papua Barat sejak saat
itu, 72 kampung telah terlayani PLN
dimana 54 kampung telah berlistrik PLN, 10 kampung berlistrik tenaga surya yang
akan beroperasi Pebruari 2021, 8 kampung sedang direlokasi mesin dan 37 kampung
telah disurvei untuk dibangun listrik PLN.
“Kota Waisai yang
dulunya menggunakan PLTD di bawah naungan BUMD PT. RAMM, sering mati lampu
berminggu-minggu, kini dengan adanya PLN, Raja Ampat Terang, listrik di Ibukota
Raja Ampat ini telah stabil, dan sedang diupayakan untuk tetap menyala 24 jam,”
kata Abdul Farid, GM PLN Papua-Papua Barat.
Dibandingkan BUMD di bawah
pemerintahan sebelumnya periode tahun 2005-2015, PT. RAMM hanya mengurusi
kelistrikan di Ibukota Waisai menggunakan PLTD dengan anggaran Rp. 70 miliar
per tahun, sementara di bawah pemerintah AFU, listrik terlayani di Waisai 24
jam, dan 72 kampung terlayani PLN.
Misi ‘Raja Ampat Terang’
telah berhasil pada periode pertama pemerintahan AFU, dari 117 kampung, 72 kampung
telah terlayani, tersisa 45 kampung, telah melampaui 50%.
Jika selama periode
pertama yang masa kerja efektifnya hanya 3 tahun dikurangi Pandemi Covid-19 dan
tahapan Pilkada sejak Maret-Desember 2020, maka pada periode 2021-2025,
diyakini 45 kampung tersisa akan terlayani listrik dan Raja Ampat Terang
benar-benar akan terwujud.
Menyambut kunjungan
General Manager (GM) PLN wilayah Papua-Papua Barat, Abdul Farid dan Rombongan, di
AFU Resort, 8 Januari 2021, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, menyampaikan
terima kasih atas perhatian dan dukungan PLN dan berharap dapat terus memajukan
Raja Ampat melalui kelistrikan.
Misi Raja Ampat terang kini lebih populer di kalangan masyarakat di pulau-pulau dengan istilah “Kutik di dinding, menyala di loteng“. Dengan keberhasilan menerangi Raja Ampat melalui misi Raja Ampat Terang, AFU kini dikenali dengan brand “Dari Gelap Menjadi Terang”. (Joris)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar