KUBU RAYA - wartaexpress.com - Mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura melalui Persit KCK Koorcabrem 102/Pjg didaulat oleh Persit KCK Pusat untuk menyelenggarakan Webinar Pelatihan Anyaman Pembuatan Tas Berbahan Dasar Rotan. Pelatihan secara virtual dilaksanakan di Aula Makorem 102/Pjg, Selasa (12/1/21).
Webinar dibuka oleh Ketua Umum
Persit KCK, Hetty Andika Perkasa dari Mabesad dengan mengambil tema "Kriya
Rotan Kalimantan Tengah Menyapa Dunia". Sedangkan materi pelatihan
disampaikan oleh Founder dan CEO Handep Haruei, Randy Miranda.
Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Ely
Nur Rahmad dalam sambutannya menyampaikan, berkaitan dengan pengembangan dunia
usaha, Persit KCK PD XII/Tpr akan terus mendorong dan mendukung UMKM untuk
berperan aktif dalam membangun perekonomian nasional, serta dalam pengembangan
usaha berbasis potensi daerah dan berorientasi pasar, berupa pelatihan
pembuatan tas dan topi dari bahan baku rotan kepada anggota Persit dan
masyarakat se- Kalimantan Tengah.
"Harapan kita semua, dengan
adanya pelatihan ini dapat mengangkat ekonomi anggota Persit dan masyarakat
khususnya para perempuan dan petani kecil melalui produk fashion ramah
lingkungan yang berbahan baku rotan," kata Ely Nur Rahmad dari Aula
Sudirman Makodam XII/Tpr.
Untuk itu, Ely Nur Rahmad
mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Ketua Umum
Persit KCK kepada Persit KCK PD XII/Tpr untuk menyelenggarakan pelatihan ini.
"Tak lupa kami mengucapkan
terima kasih kepada Handep Haruei yang bersedia memberikan pelatihan kepada
anggota Persit dan masyarakat di wilayah Kalteng. Semoga kegiatan ini dapat
memberikan manfaat dan kontribusi positif kepada ibu-ibu Persit dan masyarakat
sekitar," ucap Ely Nur Rahmad.
Sedangkan Ketua Umum Persit KCK saat
membuka acara mengucapkan terima kasih kepada Randy Miranda, Founder dan CEO
Handep, yang sudah menyempatkan waktunya untuk berbagi ilmu dan pengalamannya
dalam mengedukasi peserta pelatihan.
"Terima kasih juga untuk Ibu
Ely Nur Rahmad dan Ibu Nancy Purwo atas kolaborasinya dengan Handep hingga
terselenggaranya webinar ini yang juga merupakan wujud kepedulian Persit
Kartika Chandra Kirana terhadap UMKM masyarakat sekitar," ucap Hetty
Andika Perkasa.
Ketua Umum Persit mengatakan, bahwa kekayaan
alam Indonesia yang begitu banyak memberikan kesempatan yang luas untuk
berkarya. Salah satunya adalah kriya pembuatan tas dan topi berbahan rotan.
Sudah saatnya "Rotan Menyapa Dunia", sebuah statement yang terdengar
tinggi tapi tidak mustahil. Tentunya semua harus melalui proses yang panjang
dan penuh dengan tantangan.
"Jangan berkecil hati karena
setiap perjalanan panjang dimulai dari satu langkah pertama dan pelatihan ini
adalah langkah pertama kriya berbahan baku rotan untuk kelak bisa
mendunia," kata Hetty Andika Perkasa.
Istri Kasad ini berharap, pelatihan
ini harus bisa menghasilkan pengrajin yang tidak hanya terampil dalam membuat
tas dan topi, tapi juga melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang tahan banting,
kuat, mandiri dan sukses.
"Selain diberikan keterampilan teknis, pengrajin juga harus memahami langkah-langkah seperti mengenali potensi, kerja tim, membuat produk yang unik dan berkarakter, strategi branding dan pemasaran untuk menciptakan model bisnis yang berkelanjutan (sustainable)," tutup Hetty Andika Perkasa. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar