PURWOREJO - wartaexpress.com - Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kab. Purworejo, Jawa Tengah, sempat viral di medsos membuat Komisi 3 DPRI turun ke Desa Wadas untuk melihat langsung ke lokasi.
Wartaexpress.com
mencoba menelusuri ke Desa Wadas mencari tahu pokok permasalahan yang membuat
geger dan viiral menjadi pembicaraan nasional.
Dengan adanya pembangunan Bendungan Bener yang merupakan program Proyek Strategis Nasional (PSN), yang nantinya sangat bermanfaat untuk pengairan di wilayah Kab. Purworejo, Kab. Wonosobo dan Kab. Kulonprogo, juga unruk PLTA pembangkit listrik tenaga air.
Sebenarnya, Desa Wadas tidak
terdampak langsung dalam pembangunan Waduk Bener, tidak termasuk daerah
terendam waduk atau lokasi bendung. Yang menjadi pokok permasalahan di Desa
Wadas di tambang bebatuan andesit (quary) yang nantinya untuk material
pembangunan Bendung Bener.
Penulusuran awak media
Wartaexpress.com kepada warga Wadas yang setuju adanya penambangan batu andesit,
Wagiman (55), setuju tanahnya digunakan untuk ditambang dan segera diukur dan dibayar
ganti untungnya.
“Dengan uang ganti
untung akan digunakan untuk beli tanah lagi di luar Desa Wadas dan modal usaha.
Disamping juga ikut membantu kelancaran proyek Pemerintah dalam pembangunan
Bendungan Bener,” ujar Jumirah dan warga yang setuju.
Sebagian warga Desa Wadas yang tidak seyuju tanahnya ditambang, karena merasa akan kehilangan tanah untuk pertanian, karena mayoritas warga Wadas adalah petani. Juga takut akan rusaknya mata air di Desa Wadas dengan adanya penambangan batuan andesit. “Dikawatirkan juga bahaya longsor dengan diambilnya bebatuan. Dan pasti akan merusak ekosistem dan lingkungan di Desa Wadas,” tutur Pawiro.
Kericuhan dipicu adanya
pengukuran tanah warga yang akan ditambang oleh BPN. Untuk menjaga hal-hal yang
tidak diinginkan, BPN minta bantuan pengamanan kepada Polda Jawa Tengah.
Disitulah terjadi permasalahan yang sempat viral.
Paguyupan Kepala Desa Kab.
Purworejo (Polosoro) menanggapi permasalahan di Desa Wadas. Dalam pertemuan di Rumah
Makan Satu Satu kemarin, hari Minggu (13/02/2022) disampaikan Ketua Polosoro, Suwarto,
mendukung pembangunan Bendungan Bener, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat
Kab. Purworejo.
Juga menghimbau kepada Pemerintah terkait dalam menangani permasalahan di Desa Wadas dengan pendekatan/dialog yang adil. Kepada pihak Polri dan TNI dimohon untuk humanis dalam mengatasi permasalahan warga di Desa Wadas. (Susilo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar