JAKARTA - wartaexpress.com - Ketua DPD RI, AA. La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai semangat perubahan ke arah yang lebih di berbagai aspek kehidupan.
“Karena Nabi kita
adalah uswatun khasanah, sehingga umat Muslim harus menjadi lokomotif dalam
semangat untuk mewujudkan kemajuan berbangsa dan bernegara, terutama dalam
menyelesaikan masalah-masalah sosial," tutur La Nyalla, Rabu (20/10/2021).
Senator asal Jawa Timur
itu menilai, sudah saatnya umat Muslim mengambil peranan penting dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi, di tengah kemajuan teknologi dan
modernitas, umat Muslim harus mengambil peranan penting dalam kemajuan
peradaban.
"Umat Muslim harus
menjadi aktor peradaban. Seperti sebelumnya, di era kejayaan Islam di abad
lampau, dimana dunia Islam telah menguasai ilmu dan pengetahuan dalam peradaban
dunia," ujarnya.
Sebagai sebuah agama,
La Nyalla melihat Islam memiliki panduan lengkap dalam mengurusi setiap
kehidupan umat manusia, mulai dari relasi ketauhidan, sosial, moral, ekonomi
dan lain sebagainya.
"Jadi, Islam hadir
memang tidak hanya mengurusi masalah syariat keagamaan semata, melainkan
menjadi penggerak di berbagai aspek kehidupan, sebagai panduan umat manusia
dalam menjalani kehidupan di dunia. Termasuk bagaimana kita menghadapi pandemi
dan bangkit dari pasca pandemi," ujar La Nyalla.
Dikatakannya, bahwa keteladanan
yang diwariskan Nabi Muhammad SAW untuk generasi saat ini adalah misi
perjuangan mengubah peradaban.
"Jika setiap umat
Islam menguasai ilmu pengetahuan yang mumpuni dan bermanfaat bagi manusia dan
bumi seisinya, maka umat Islam menjadi kepanjangan dari misi Rasulullah SAW
sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta dan peradaban manusia," ujarnya.
La Nyalla juga menilai, setiap umat Islam perlu terus mengasah diri serta melengkapinya dengan berbagai macam kemampuan dan ilmu pengetahuan agar mampu memberikan sumbangsih untuk bangsa dan negara. (Rls/Patar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar