Minggu, 04 Desember 2022

Pemerhati Lingkungan dan Masyarakat Bagendung Gelar Sweeping, Angkutan Pasir


CILEGON - wartaexpress.com -
Banyaknya pengusaha galian pasir di Kota Cilegon ini membuat dampak yang sangat signifikan, salah satu bentuk dari mulai rusaknya lingkungan adalah dampak penambangan pasir ini, mengakibatkan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan, dan meningkatnya polusi udara serta jalan lingkar yang rusak.

Pemerhati lingkungan dan masyarakat Kelurahan Bagendung, Kota Cilegon, melakukan aksi sweeping di beberapa titik galian pasir, diantaranya dengan memberhentikan kendaraan yang tidak menggunakan terpal sebagai pengaman untuk menghindari jatuhnya pasir ke jalanan dan kendaraan yang mengangkut pasir basah.

Penyemprotan jalan dengan mobil tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup pun dilakukan untuk mengurangi volume pasir yang berjatuhan di badan jalan, Kelurahan Bagendung, Minggu (04/12/2022).

“Aksi ini kami lakukan semata-mata karena kami perduli terhadap lingkungan, khususnya daerah kami yaitu Bagendung, kita bisa lihat banyaknya pasir berjatuhan yang akhirnya menutupi bagian badan jalan, tentu saja sangat berbahaya bagi pengendara lainnya," ujar pemerhati lingkungan, Gangan, SH.

Dikatakan Gangan, bahwa tidak adanya perhatian dari pengusaha galian pasir membuat kami geram, seharusnya mereka yang membersihkan jalan ini karena ini kegiatan mereka, mereka harus nya tanggung jawab dalam hal ini bukannya kami, kami masyarakat sudah terdampak karena kegiatan mereka, ujarnya dengan nada kesal.

Di tempat yang sama Andri selaku tokoh masyarakat Bagendung pun menyayangkan adanya kegiatan tambang pasir yang berdampak negatif bagi masyarakat sekitar. “Sebenarnya kami tidak minta apapun cukup dengan kooperatif kepada masyarakat,” ujar Andri.

“Kami menyayangkan kepada para angkutan pasir yang tidak menggunakan terpal dan angkutan pasir basah, dan sering terjadinya kecelakaan diduga pengemudi ugal ugalan, tidak adanya kesadaran dari mereka maupun pihak pengusaha nya, kami pun sudah mencoba komunikasi dengan instansi pemerintah terkait untuk memberikan ruang terbuka antara kami masyarakat dengan pengusaha galian pasir,” tutup Andri. (Budi/Cecep)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....