JAKARTA - wartaexpress.com - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) merupakan lembaga pendidikan kedinasan yang mengemban pengembangan fungsi Iptek dan telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Di STTAL terdapat Program Studi S2 Analisa Sistem dan Riset Operasi, dimana Outcome (hasil didik) atau lulusan STTAL saat ini telah bekerja dan berkarya di berbagai satuan baik satuan operasional maupun lembaga pendidikan di lingkungan TNI/Polri dengan kompetensi yang dapat diandalkan oleh organisasinya masing-masing.
Untuk itu, Komandan
STTAL Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil, M.Tr.Opsla,
mendukung dan mengapresiasi Dosen Teknokrat STTAL, menjadi narasumber pada
acara Pembekalan Analisa Sistem dan Riset Operasi Dalam Rangka Pertahanan Matra
Darat TA. 2021, yang secara resmi dibuka Asrena Kasad, Mayjen TNI Hendrasto
Joko S, SE, MM, yang diwakili oleh Waasrena Kasad Bidang Perencanaan, Brigjen
TNI Dadang Arif Abdurahman, SE, M.Si, bertempat di Rupat Asrenaad Mabes TNI AD
Jakarta, Kamis (14/10/2021).
Dosen Teknokrat STTAL tersebut antara lain, Sebagai pengantar materi Asro disampaikan oleh Kaprodi S2 Asro STTAL, Letkol Laut (KH) Dr. Eko Krisdiono, ST, MT, yang juga sebagai Moderator dan materi tentang Aplikasi Asro Dalam Perspektif Military Case Study disampaikan oleh Kadeprenalog STTAL, Letkol Laut (T) Dr. Okol Sri Suharyo, ST, MT, sedangkan untuk materi tentang Metode Pemilihan Alternatif dan Analisa Statistik disampaikan oleh Kaprodi S1 Teknik Manajemen Industri, Letkol Laut (KH) Dr. Joko Purnomo, S.Si, MT, serta Kabagmat STTAL, Letkol Laut (T) Dr. Ayip Rivai Prabowo, ST, MT.
Dalam Asrena Kasad yang
dibacakan oleh Waasrena Kasad, menyampaikan, bahwa pembekalan ini merupakan
langkah awal dalam rangka memberikan pemahaman tentang Analisa Sistem Riset
Operasi di lingkungan TNI AD.
"Analisa Sistem
Riset Operasi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan melalui riset dalam
pemecahan masalah militer. Riset Operasi bertujuan untuk mencapai titik optimal
dalam pemecahan masalah dengan cara menyusun model dari permasalahan tersebut
dihadapkan sumber daya yang terbatas," jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan
juga, bahwa kegiatan ASRO antara lain tentang bagaimana menangani sistem dan
strategi riset operasi di berbagai bidang khususnya bidang pertahanan,
manajemen logistik dan analisis kebijakan pertahanan. Adapun permasalahan yang
dapat dipecahkan menggunakan ASRO yaitu maksimasi, minimasi, penugasan,
transportasi, forecasting, distribusi dan lain-lain.
Untuk itu, sebagai
upaya untuk meningkatkan peran Analisa Sistem Riset Operasi di lingkungan TNI
AD, Srenaad berkoordinasi dengan STTAL untuk memberikan materi pada kegiatan
pembekalan ini.
"Harapan terkait
pelaksanaan pembekalan ini yaitu terwujudnya kesamaan pemahaman, diperolehnya
referensi, ilmu pengetahuan dan wawasan tentang ASRO di lingkungan TNI AD serta
terjalinnya kerja sama antara TNI AD dengan STTAL," tegasnya.
Kegiatan pembekalan
dengan menghadirkan narasumber dari STTAL kali ini sangat mendapatkan apresiasi
dan antusiasme dari para peserta, hal ini bisa dilihat dari banyaknya peserta
yang bertanya/sharing pada saat sesi tanya jawab yang disampaikan kepada para narasumber.
Hadir dalam kegiatan ini, Paban III/Litbangasro TNI AD, Srena Mabes TNI AL serta pejabat Pabandya Anev Staf Umum TNI AD dengan tetap laksanakan Protokol Kesehatan. (Rls/danil)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar