SERANG - wartaexpress.com - Meski suasana gerimis, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2022 pukul 16.00 Wib di lapangan hijau Polres Serang, Jumat (22/04/2022).
Kapolres Serang, AKBP
Yudha Satria hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Pabung Kodim 0602 Serang,
Waka Polres Serang, PJU Polres Serang, Kadishub, Kasat Pol PP, Kadinkes, Kepala
BPBD Kabupapaten Serang dan para Kapolsek jajaran Polres Serang.
Dalam apel pasukan
tersebut selaku Inspektur Upacara Bupati Serang dan Perwira Upacara AKP Tiwi
Afrina serta Komandan Upacara Iptu Budi Mulyadi.
Adapun peserta upacara
dalam apel gelar tersebut terdiri dari 1 pleton Perwira Polres Serang, personil
Kodim 0602, Sat Samapta, personil Polsek jajaran, Sat Lantas, Sat Intel, Sat
Reskrim, Sat Narkoba, Sat Pol PP Kabupaten Serang, personil Dishub, BPBD, Pemadam
Kebakaran, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dan Saka Bhayangkara.
Dalam kesempata itu, Bupati Serang selaku Pimpinan Apel membacakan amanat Kapolri di hadapan peserta upacara.
"Berbeda dengan
Idul Fitri tahun lalu, pada tahun ini Pemerintah memberikan
kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan
berkumpul bersama keluarga, kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan
penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan
perjalanan mudik," ujar Tatu.
"Berdasarkan hasil
survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan
melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran dengan moda transportasi Lebaran
didominasi oleh jalur darat dengan menggunakan (kendaraan pribadi 47%,
kendaraan umum 31%), jalur udara 10%, kereta api 10%, jalur laut 2%, dan
lainnya 0,11%," kata Tatu .
"Pandemi belum
sepenuhnya selesai, kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas
masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19
menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H/tahun 2022 sehingga
diperlukan langkah-langkah sinergis dengan seluruh stakeholder terkait, agar
masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H/tahun
2022," tambahnya.
Dalam Operasi Ketupat-2022,
yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan 9 Mei
2022. Fokus pengamanan adalah 101.700 obyek di seluruh Indonesia baik masjid,
tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan
bandara.
“Dalam pelaksanaannya,
operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan yang terdiri
atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel TNI, serta 43.225 personel yang
berasal dari instansi terkait, antara lain Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan,
Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. Kekuatan
personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 pos pengamanan dan 734 pos
pelayanan serta 258 pos terpadu," terangnya.
Tatu berharap, melalui Operasi Ketupat Maung 2022 ini stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat senantiasa terjaga serta arus mudik maupun balik berjalan dengan naik dan lancar. (Humas/MM)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar