PONTIANAK - wartaexpress.com - Panglima Kodam Xll/Tanjungpura diwakili oleh Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Brigjen TNI Handoko Nurseta, SH, M.Tr. (Han), malam hari tadi bersama Sekda Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes, Walikota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono dan unsur Forkopimda meninjau Serbuan Vaksinasi di bulan Ramadhan. Vaksinasi dilaksanakan di empat titik lokasi di Jalan Hijas, Kota Pontianak, Minggu (24/4/22).
Selain para pejabat
tersebut, kegiatan juga dihadiri para pejabat dari Kodam XII/Tpr diantaranya
Asops Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Ferdial Lubis, Aster Kasdam XII/Tpr, Kolonel
Inf Abdulah Jamali, Kakesdam XII/Tpr, Kolonel Ckm Dr. dr. Khairul Ihsan
Nasution, Sp.BS, Kabekangdam XII/Tpr, Cba Putra Bungsu Usman Tanjung dan
Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Hendra Purwanasari, S.Sos.
Serbuan Vaksinasi dosis
1, 2 dan 3 ini dilaksanakan oleh Kodam XII/Tpr dengan menurunkan personel
Kesdam XII/Tpr dan Kodim 1207/Ptk sebagai terobosan dan program strategis guna
mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 selama bulan Ramadhan 1443 H.
Vaksinasi malam hari tersebut sangat direspon baik oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang mengikuti vaksin. Masyarakat yang mengikuti vaksin dalam kesempatan tersebut juga menerima bantuan berupa paket sembako.
Kapoksahli Pangdam
XII/Tpr, Brigjen TNI Handoko Nurseta mengatakan, bahwa kegiatan Serbuan Vaksinasi
dilaksanakan oleh Kodam XII/Tpr guna mensukseskan Program Pemerintah dalam
pencapaian pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kalbar khususnya kota Pontianak.
Kegiatan ini diharapkan
dapat membantu masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran, agar tetap
dalam kondisi sehat guna mencegah penyebaran atau terpapar virus Covid-19.
Sekaligus membantu Program Pemerintah dalam pemberian vaksin 1,2,3 bagi
masyarakat yang belum.
"Hal inilah yang
menjadi perhatian bagi TNI dan tetap akan berlanjut di seluruh wilayah Kalbar,
tentunya berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya," katanya.
Sekda Kalbar, dr.
Harrison mengatakan, bahwa sebentar lagi akan melaksanakan libur panjang Idul
Fitri dan kecenderungannya seperti tahun tahun sebelumnya sehabis libur panjang
kasus Covid-19 akan meningkat. Untuk itu Pemerintah, TNI-Polri sekarang
menggenjot agar vaksinasi ketiga di masyarakat meningkat dari persentase yang
sudah vaksin.
"Kita maksudkan
supaya nanti setelah libur Idul Fitri, kasus akan tetap turun maka serbuan
vaksin kita laksanakan sekarang. Terima kasih kepada TNI, Polri, Walikota yang
terus berusaha untuk meningkatkan vaksinasi di Kota Pontianak maupun Kalimantan
Barat," ucapnya.
Dalam kesempatan ini
Sekda Kalbar mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan Protokol.
Kesehatan dan yang paling penting sekarang ini adalah masyarakat divaksinasi,
sebab vaksinasi itu 6 bulan sudah turun efektivitasnya.
"Untuk itu
masyarakat diharapkan sekarang yang sudah 6 bulan, silahkan untuk divaksinasi
ketiga, supaya kasus Covid-19 setelah libur panjang tetap akan turun dan tetap
stabil tidak ada peningkatan kasusnya," kata dr. Harrison mengingatkan.
Sementara Walikota
Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa saat ini Pemkot
Pontianak ingin mengejar target vaksin sampai dengan 100 persen termasuk
Lansia. Karena capaian vaksin Lansia belum mencapai target 70 persen.
"Oleh sebab itu
kami mengapresiasi vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI. Dengan kekuatan
penuh kita berupaya untuk mengajak warga yang belum vaksin, termasuk yang sudah
vaksin 1 dan 2," ucap Walikota.
Edi Rusdi Kamtono
mengungkapkan, bahwa untuk Kota Pontianak saat ini capaian vaksin dosis 1 sudah
mencapai 94,7 persen, untuk dosis 2 sebesar 83 persen, kemudian untuk anak anak
46 persen. Untuk Lansia baru 54,7 persen masih perlu terus diupayakan mencapai
target.
"Adapun kendalanya pertama pemahaman tentang pentingnya vaksin masih kurang. Ke dua kondisi kasus di Pontianak sudah rendah sehingga masyarakat merasa tidak ingin vaksin. Kita harap masyarakat bisa memahami pentingnya vaksin," harapnya. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar