Pengurus Pabolon Se-Jabodetabek
JAKARTA - wartaexpress.com
- Pengurus
Punguan Pabolon Simbolon se-Jabodetabek, berkumpul mengadakan Gelar Acara Tutup
Tahun 2021 dan Ucapan Doa Syukur berisi tentang rasa syukur atas apa yang telah
dicapai Punguan Pabolon se-Jabodetabek, selama ini dan menyebutkan
harapan-harapan yang akan dilakukan saat memulai penanggalan baru.
Acara Tutup Tahun 2021
dan Ucapan Doa Syukur Punguan Pabolon se-Jabodetabek, mengusung Thema “Telinga
yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh Tuhan” (Amsal
20:12), dan Subthema “Tahun-tahun yang sukar mendorong segenap Keluarga Besar
Simbolon di seluruh dunia untuk merendahkan hati dan bersatu padu”, pada Minggu
(12/12/2021), bertempat di Ruang Laboriosa, Best Western Premier Hotel, The
Hive, Jakarta Timur.
Acara berlangsung
dengan lancar dan hidmat, raut kebahagiaan terpancar dari wajah Keluarga Besar
Pabolon Simbolon se-Jabodetabek, yang hadir sebanyak 100 orang pada acara
tersebut. Kehadiran para undangan dibatasi untuk mematuhi ketentuan PPKM dan
tetap melaksanakan Prokes yang ketat.
Acara dimulai dengan
ibadah yang dipimpin oleh Inang Pdt. Lenta br. Simbolon, S.Th, M.Th, kemudian
dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Umum, Laporan singkat bidang-bidang
yang disampaikan Ketua-ketua Bidang Punguan, serta diskusi, solusi dan strategi
tahun 2022.Ketua Umum Pabolon Simbolon se-Jabodetabek,
Laurensius Simbolon (Op. Gabriel), diapit oleh Kerdid Simbolon,
Heber Simbolon, dan Ordani Simbolon
Ketua Umum Pabolon
se-Jabodetabek, Laurensius Simbolon, menyatakan marga Simbolon ingin
mengingatkan apa pesan leluhur kita (nenek moyang), kalau marga Simbolon ada 7
Sohe, apapun waktu dulunya nenek moyang (leluhur) kami, kebersamaan yang 7 Sohe
ini yaitu : Sohe Simbolon Tuan, Altong Nabegu, Pande Sahata, Juara Bulan, Suhut
Nihuta, Sirimbang, dan Hapotan.
7 Abang adik ini selalu
akur dan saling peduli antar sesama, itulah salah satu dasar kami buat acara
ini pada penutupan akhir tahun dan juga agar Marga Simbolon terjalin komunikasi
sama Keluarga Besar Simbolon dan juga Boru Bere/Ibebere-nya.
Lanjut Laurensius
Simbolon/Op. Gabriel menyampaikan, kami buat acara ini untuk mengingat kembali
untuk leluhur kami dulu dan bagaimana ke depannya kebersamaan di tengah-tengah pengurus
Marga Simbolon dan juga sama seluruh warga Simbolon. Dalam acara ini masih
banyak warga Simbolon yang belum ikut, ini acara hanya pengurus Pabolon
se-Jabodetabek periode 2021-2024.
“Agenda hari ini
selanjutnya untuk mengevaluasi tahun 2021, nanti seluruh Ketua-ketua Bidang
yang sudah dilantik pada saat itu akan dibuat program kerja agar lebih fokus
bekerja di tahun 2022,” ucap Laurensius Simbolon/Op. Gabriel.
“Harapan kita
bersama-sama duduk, dan juga bersama-sama memikirkan apa faedah nanti untuk
punguan nanti juga kembali mengingat ke leluhurnya kita kan tujuh bersaudara,
namanya tujuh bersaudara duduk di satu meja, kalau mengingat pesan dari nenek
moyang kita, mereka makan di satu meja, ini yang tujuh bersaudara ini makan bersama,”
terang Ketua Pabolon se-Jabodetabek, Laurensius Simbolon.Heber Simbolon, Wakil Sekjen, yang jadi Inisiator acara
Sementara Sekretaris
Jenderal Pabolon Simbolon se-Jabodetabek, Dr. Kerdid Simbolon, M.Pd,
menyampaikan, bahwa jadi sebenarnya setelah vacum 2 tahun, oleh tekanan Pandemi
Covid-19 seluruh dunia, termasuk Pabolon Simbolon pun juga mengalami hal itu,
ketika kita mau berkunjung kepada yang ada berita acara dukacita maupun
sukacita, kita terhalang oleh faktor virus Pandemi. Puji Tuhan kita pun jadi
bisa bertahan hampir 2 tahun dari Maret 2020 sampai Maret 2022 mendatang.
“Jadi bahwa memang
semangat kita adalah persaudaraan kita di masa lalu yang terus dari tahun 2020
sebelum pandemi itu tetap berlangsung bersukacita bersukaria, tapi 2 tahun kita
dikasih Tuhan kesempatan untuk refleksi sehingga nanti kedepan 2022 kita
kembali benar-benar punya semangat yang baru yang dari Tuhan,” terang Dr.
Kerdid Simbolon, M.Pd.
"Membuat satu
rapat kerja menyeluruh dari seluruh ketua-ketua bidang dan wilayah yang ada di
Jabodetabek kita kumpulkan kalau Tuhan memberkati nanti kita buat di tempat
yang representatif," Tegas Sekjen, Dr. Kerdid Simbolon M.Pd.
“Jadi benar-benar kami
ingin jika Tuhan memberkati alam ini menjadi lebih baik lagi, kita benar-benar
akan bersemangat untuk mengembangkan semua bidang-bidang yang ada, terutama
pada bidang adat budaya kita, itu mainstream kita, tapi para yang tua-tua juga
menuntut kepada yang muda sekarang untuk ekspansi adat ini,” ucapnya.
“Mengembangan kepada
teknologi, pendidikan, kreativitas pelatihan, ekonomi dan orang-orang muda. Itu
yang mau coba kita pikirkan, dan semoga Pandemi ini cepat berlalu dan Tuhan
Memberkati kita di tahun 2022, kita akan buat kegiatan tersebut,” jelas Sekjen
Pabolon se-Jabodetabek.
Heber Simbolon, SE, ST,
M.Sc, Wakil Sekjen, yang menjadi inisiator acara ini, menjelaskan perlu
diingatkan kembali bahwa hari ini acara ucapan syukur kami, syukur bahwa kita
bisa melewati masa sulit yaitu Pandemi Covid-19, selama dua tahun kita diuji,
dengan sangat sulit.
“Masa Pandemi tahun
2020-2021 banyak korban, banyak yang pergi meninggalkan kita, banyak suka, tapi
lebih banyak dukanya di tahun 2020-202l. bukan hanya Marga Simbolon, tapi dunia,"
jelasnya.Ketua Umum Generasi Muda Simbolon Jabodetabek,
Novra Hansen N. Simbolon
Lanjutnya dikatakan,
bahwa Tuhan masih memberi kita nafas panjang, masih memberikan kita rizki,
itulah yang membuat kami menginisiasi acara seperti ini. Acara syukuran bukan
harus Bona taon, apapun cara, kita ucapkan syukur, termasuk yang kita inisiasi
ini. akhir tahun pun kita berusaha untuk bersama-sama.
Konsensius tujuh kakak
beradik Simbolon yang sudah menjadi Sohe tetap kita jaga, Manat Mardongan Tubu,
salah satu dari filosofi Dalihan na tolu, kita ingin tetap bersama-sama
mengucapkan syukur kepada Tuhan, tentu dari acara ini kami berharap supaya Marga
Simbolon tidak akan mau tidak eksis, kami tetap eksis, kami tetap ada.
“Oleh karena itu, kami berdoa
tadi bersama-sama mengundang Pendeta, meminta arahan nasehat kepada orangtua,
bersama Ketua Umum. Kiranya tahun-tahun berikut kami khususnya Marga Simbolon,
bisa mendapatkan berkat untuk bisa meningkatkan taraf hidup baik di bidang ekonomi,
pendidikan, pekerjaan, secara nasional untuk bisa Bersama-sama dengan
marga-marga lain, dengan suku lain, dengan bangsa lain agar kita bisa membangun
bangsa dan negara ini,” tegas Heber Simbolon, SE, ST, M.Sc.
Dari segi SDM, pengurus
Pabolon Simbolon se-Jabodetabek kami rasa bagus, ada beberapa orang doktor, master
dan sarjana serta berpangkat perwira, itu berkat Tuhan hebat.
“Harapan kita generasi
berikutnya Marga Simbolon, akan lebih maju dari kita, oleh karena itu kami
berharap acara ini orangtua kami Marga Simbolon, benar-benar mendukung yang
generasi menengah, Usia premium untuk lebih menghayati dan menjiwai adat. Adat
tidak lagi sekedar adat, tapi adat juga adalah salah satu cara yang bisa
mempersatukan intelektual bangsa,” ujar Wakil Sekjen, Heber Simbolon, SE, ST,
M.Sc.
Ketua Generasi Muda
Simbolon Jabodetabek, Novra Hansen N. Simbolon, mengatakan, kami memang sangat
bersyukur pada acara ini. Kita Generasi Muda Simbolon Jabodetabek (GMS)
dilibatkan jadi suatu kesempatan kita mengenal orangtua kita di Jabodetabek.
Terkhususnya kami generasi muda yang merantau dari daerah, jadi bisa melihat
pemaparan-pemaparan tadi oleh Ketua Umum dan Sekjen Pabolon se-Jabodetabek.
“Ini suatu jalan cerah bagi kita sesuai visi misi tujuan dari Generasi Muda Simbolon Jabodetabek yang mana kita ingin mengkolabolasikan teknologi generasi muda tidak tertinggal tapi budaya itu juga ikut digabungkan dengan teknologi artinya nilai-nilai budaya Batak itu mulai dari partuturan (persaudaraan), bahasa ataupun terlebih kepada etika itu tidak hilang dari Generasi Muda Simbolon itu salah satu poin yang sangat saya harapkan,” tutup Novra Hansen N. Simbolon, Ketua Umum Generasi Muda Simbolon Jabodetabek. (JRB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar