Minggu, 12 Desember 2021

Dedi Mulyadi Siap Jadi Orang Tua Angkat Santriwati Korban Pencabulan Guru Pesantren Di Bandung


GARUT - wartaexpress.com -
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi menyatakan siap menjadi orangtua angkat santriwati korban pencabulan guru pesantren di Bandung. Pria yang akrab disapa Kang Dedi ini, akan membiayai semua kebutuhan mereka yang ingin kembali melanjutkan sekolah.

Kang Dedi menyampaikan langsung hal ini kepada orangtua korban saat mengunjungi kediaman mereka di pedalaman Garut Selatan, Sabtu (11/12/2021).

Kang Dedi sudah menengok para korban dan berbicara langsung. Kondisi mereka sudah berangsur-angsur pulih. Perlahan mereka sudah menjalani kehidupan normal, walau ada di antara mereka yang masih agak trauma.

"Rata-rata mereka sudah mulai membaik, mereka ingin kembali lagi ke sekolah," ujar Dedi dalam keterangannya.

Tidak mudah untuk mencapai rumah mereka di pedalaman Garut Selatan. Kang Dedi harus menempuh perjalanan jarak jauh dengan jalan yang tidak begitu bagus.

Dari kota di Garut Selatan saja menuju kampung mereka memakan waktu 7 jam. Untuk sampai ke kediaman korban, tidak bisa diakses menggunakan mobil. Kang Dedi pun diantar aparat desa setempat menggunakan motor menuju lokasi.

"Ke sana hanya bisa pakai motor karena kondisi jalan tidak begitu bagus, perjalanannya sangat jauh," ujarnya.

Adapun Kang Dedi bergerak ke Garut Selatan di sela-sela mengunjungi lokasi banjir bandang di Garut. Mendengar mereka ingin kembali melanjutkan sekolah, Kang Dedi mengatakan dirinya siap untuk menjadi orangtua angkat. Ia akan membiaya semua kebutuhan sekolah mereka.

Sejumlah santriwati bahkan ingin ikut ke Purwakarta untuk sekolah dan masuk pesantren yang dinaungi Kang Dedi. “Para orangtuanya sudah mengizinkan," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat langsung dari pengakuan korban, Kang Dedi mengungkapkan korban pencabulan guru pesantren di Bandung jumlahnya bisa lebih dari belasan orang.

Sebagian besar berasal dari Garut Selatan, sisanya dari daerah lain, pelaku sengaja mencari korban dari kampung pedalaman di Garut karena dianggap lugu. Kang Dedi berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.

Sebagaimana diberitakan, bahwa sejumlah santiwati menjadi korban pencabulan guru pesantren bernama Herry Wirawan. Sebagian korban sudah melahirkan dan ada yang masih hamil. Pelaku dijerat pasal berlapis dengan hukuman hingga 20 tahun penjara. (Pena Sukma)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....