JAKARTA - wartaexpress.com - Meninggalnya Ketua Umum Bamus Betawi yakni Haji Lulung pada Selasa, 14 Desember 2021, membuat kekosongan Ketua Umum Bamus Betawi. Oleh karena itu Bamus Betawi akan mencari ketua umum baru sebagai pengganti almarhum.
Badan Musyawarah
Kebetawian adalah wadah orang-orang Betawi termasuk di dalamnya mayoritas Ormas
Betawi yang terhimpun di Bamus Betawi, baik yang besar maupun kecil yang
tersebar di Jakarta dan Bodetabek seperti FBR, Forkabi, Astrabi, Betawi Bangkit
dan Betawi Cengkareng (Beceng).
Oleh karenanya
kekosongan posisi Ketua Umum Bamus Betawi, sosok ketua umum lembaga adat
tertinggi Betawi ini harus orang yang memiliki pengaruh kuat baik di tingkat
daerah maupun di tingkat pusat.
Tidak hanya memiliki
pengaruh baik, untuk kandidat Ketua Umum Bamus Betawi juga harus asli memiliki
darah Betawi dan juga anggota dewan seperti ketua umum sebelumnya. Ini
dikarenakan nantinya akan menjadi dampak dan pengaruh baik di Bamus Betawi
dalam segala hal.
Dalam hal ini, Ketua
Umum Bamus Betawi yang sangat layak dan pantas untuk menggantikan H. Lulung
adalah HR. Khotibi Akhyar (H. Beceng) yang dimana beliau juga salah satu anggota
Dewan dari DPRD DKI Jakarta Komisi A Fraksi Golkar.
Nama Haji Beceng
sendiri tidak asing di kalangan budaya Betawi lantaran beliau juga aktif di
beberapa adat dan kebudayaan Betawi, salah satunya Wakil Ketua Umum Bamus
Betawi, Ketua Umum Betawi Cengkareng dan Ketua Pembina RAPI DKI Jakarta.
Hingga saat ini H.
Beceng masih menjabat sebagai anggota dewan dan sudah 2 periode duduk di DPRD
DKI Jakarta.
Sudah didukung oleh
ketua-ketua ormas Betawi yang berada di bawah naungan Bamus Betawi dan juga
beberapa tokoh Betawi serta tokoh agama yang aktif di organisasi Betawi.
Kedekatan H. Beceng dengan para petinggi pemerintahan juga menjadi salah satu nilai plus, salah satunya H. Beceng dekat dengan Gubernur DKI H. Rasyid Anies Baswedan, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Sekda DKI Jakarta H. Marullah Matali dan petinggi lainnya. (Rls)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar